Konsep Naturalisasi Ciliwung Baru Wacana

Nur Azizah    •    Jumat, 14 Sep 2018 14:21 WIB
sungai ciliwung
Konsep Naturalisasi Ciliwung Baru Wacana
normalisasi Ciliwung. Foto: MI/Arya.

Jakarta: Program naturalisasi sungai yang digadang-gadang Gubernu DKI Jakarta Anies Baswedan baru sebatas wacana. Ciliwung belum tersentuh sejak Anies dilantik 16 Oktober 2017.
 
Anies berkukuh menjalankan naturalisasi bukan normalisasi Kali CIliwung. Menurutnya, naturalisasi cara mengatasi banjir paling ideal tanpa merusak ekosistem sungai.

"Kemarin itu sebenarnya lebih ke waduk. Kalau sungai kan kita tahu sendiri di Jakarta banyak sungai sudah diokupasi warga," kata Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Rodia Renaningrum di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat 14 September 2018.
 
Salah satu sungai yang lebarnya berkurang ialah Sungai Kali Ciliwung. Dari yang sebelumnya 20 meter menjadi lima hingga enam meter.

Baca: Anies Ngotot Naturalisasi Sungai

Rodia menjelaskan, konsep naturalisasi sebenarnya tak jauh beda dengan normalisasi. Naturalisasi mengembalikan kondisi sungai dan waduk ke seperti semula.
 
"Naturalisasi itu sebenarnya ada dua artian. Dikembalikan lebarnya seperti awal dikembalikan ekosistemnya? Misalnya dulu ada burung belibis, ya dikembalikan," ungkapnya.
 
Ia menyampaikan, konsep naturalisasi akan mengurangi penggunaan sheet piles. Sheet piles akan diganti batu bronjong agar ikan-ikan kecil bisa tetap hidup.


(FZN)