Warga Bukit Duri Diberikan Waktu untuk Membongkar Bangunannya

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 20 Sep 2016 15:12 WIB
penggusuran bukit duri
Warga Bukit Duri Diberikan Waktu untuk Membongkar Bangunannya
Lurah Bukit Duri Mardi Youce memberikan SP III kepada warga Bukit Duri. Foto: Whisnu Mardiansyah/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan telah melayangkan surat peringatan tarakhir (SP III) kepada warga RW 9, 10, 11, dan 12 di Keluarahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. SP III ini dikeluarkan berdasarkan surat bernomor 1916/-1.758.2.

Lurah Bukit Duri Mardi Youce mengatakan, ada sekitar 173 bangunan yang terkena SP III. Bangunan tersebut baik yang masih berpenghuni maupun yang sudah dikosongkan. Pemkot, kata dia, akan memberikan waktu 1×24 jam kepada warga untuk membongkar bangunannya masing-masing.

"Kami kasih waktu untuk bongkar sendiri, insya Allah minggu depan pembongkarannya," kata Mardi di  Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2016).


SP III ditempelkan di dinding rumah warga Bukit Duri yang sudah ditinggalkan penghuninya. Foto: Metrotvnews.com/Whisnu Mardiansyah.

Dari pantauan Metrotvnews.com, sebagian warga sudah meninggalkan rumahnya masing-masing. Tidak ada penolakan dari warga atas pemberian SP III dari pihak Pemkot Jaksel.

Baca: Ahok: Penggusuran Bukit Duri Perintah Pusat

Sekitar 20 petugas Satpol PP dikerahkan Kelurahan Bukit Duri untuk mengedarkan SP III tersebut kepada warga. Total ada empat RW yang bakal diberikan SP III yakni 09, 10, 11, dan 12. Mekanismenya, pihak Pemkot Jaksel bersama Satpol PP akan menyerahkan SP III secera langsung kepada warga yang masih bertahan di rumahnya. Sedangkan, untuk rumah yang sudah dikosongkan, SP III tersebut akan ditempelkan di dinding bangunan.

Pemprov DKI rencananya akan merelokasi sebanyak 400 kepala keluarga di Bukit Duri ke Rusun rawa Bebek, Jakarta Timur. Dari data terakhir sudah ada sekitar 290 kepala keluarga yang sudah siap mengambi kunci rusun.




(AZF)

Video /