Metro News

Gerbong Khusus Perempuan Perlu Dievaluasi

   •    Jumat, 19 May 2017 15:54 WIB
krlkekerasan
Gerbong Khusus Perempuan Perlu Dievaluasi
Ilustrasi. (Foto: MI/Bary Fathahilah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisioner Komnas Perempuan Sri Nurherwati mengatakan pernah mengkritisi adanya gerbong khusus perempuan sejak pertama kali diresmikan.

Sri menilai bahwa saat itu peruntukan gerbong khusus perempuan hanya merupakan kebijakan darurat ketika pemerintah belum mampu membuat kebijakan untuk mencegah kekerasan seksual di transportasi umum.

"Kedaruratan itu kan harus ada batasnya. Dikaji kembali apakah gerbong khusus ini membuat kasus-kasus yang terjadi menurun atau justru tidak menimbulkan dampak apa-apa bagi perempuan," ujarnya, dalam Metro News, Jumat 19 Mei 2017.

Fakta yang terjadi saat ini, kata Sri, perempuan tidak lagi dihadapkan pada kasus-kasus kekerasan seksual di atas transportasi umum. Melainkan 'bertarung' dengan sesama perempuan yang sama-sama sebagai kelompok rentan untuk menikmati hak menggunakan transportasi publik.

Menurut Sri, yang kemudian dibutuhkan dan perlu dikuatkan oleh negara adalah bagaimana menghapus pemahaman tentang kekerasan seksual.

"Kekerasan seksual itu soal delik kejahatan kemanusiaan, bukan soal moralitas. Makanya transportasi umum harus mulai membuka informasi tentang kekerasan seksual sehingga orang memiliki kesadaran untuk tidak melakukan," katanya.




(MEL)

3 <i>'Cluster'</i> Besar Pemain Korupsi KTP-el

3 'Cluster' Besar Pemain Korupsi KTP-el

1 hour Ago

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membagi pihak yang terseret kasus…

BERITA LAINNYA