PGO Minta Skema Khusus untuk Pinjaman Modal

Nur Azizah    •    Rabu, 10 Jan 2018 10:34 WIB
ok oce
PGO Minta Skema Khusus untuk Pinjaman Modal
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memegang replika kartu anggota OK OCE. ANT/Reno Esnir.

Jakarta: Ketua Perkumpulan Gerakan One Kecamatan One Center Enterpreneur (PGO) Faransyah Jaya meminta skema khusus untuk pinjaman modal. Karena, bunga pinjaman yang ditawarkan Bank DKI terlalu besar.

Bank DKI memberikan bunga pinjaman sebesar 13 persen. Jumlah ini lebih besar dari bunga yang ditawarkan bank milik negara lain, yakni 7 persen.

"Skema khusus untuk OK OCE dari Bank DKI belum ada. Yang mungkin disampaikan oleh Bank DKI itu masih bunga yang biasa dia berikan," kata Faransyah saat dihubungi, Rabu, 10 Januari 2018. 

Baca: Bunga OK OCE Tinggi karena Perjanjian Bisnis

Faransyah berharap bunga pinjaman itu bisa dicicil dan jumlahnya tidak terlalu besar. Ia juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan prioritas pada peserta OK OCE.

"Kita mau peserta diprioritaskan. Kami juga akan mencari pembiayaan lain, cari yang termurah," ujar dia.

Baca: Pemilihan Peserta OK OCE Diminta tak Serampangan

Faransyah berencana bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir. Sebab, bunga yang ditawarkan lebih rendah, yakni 6 hingga  7 persen.

"Memang kan bunga yang diberikan tidak kompetitif, terutama buat UMKM. Jadi, nanti OK OCE dan Bank DKI rencananya kita akan berkomunikasi dulu, cari skema terbaik," pungkas dia.


(DRI)