Pompa Berfungsi Baik, Banjir Jakarta Cepat Surut

Haifa Salsabila    •    Kamis, 15 Feb 2018 18:54 WIB
banjir jakarta
Pompa Berfungsi Baik, Banjir Jakarta Cepat Surut
Petugas membersihkan sampah yang tersangkut pada alat penyaring di Waduk Pluit, Jakarta, Jumat (20/2). Foto: Antara/Vitalis Yogi Trisna

Jakarta: Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, banjir yang melanda Ibu Kota akibat hujan yang mengguyur sejak pagi mulai surut. Hal itu dikarenakan sistem waduk dan pompa di DKI yang berjalan dengan baik. 

“Ya jadi kali ini banjirnya agak genit ini. Dari Selatan pindah ke Utara terutama di Kelapa Gading, Tanjung Priok, Sunter. Tapi lagi-lagi, Alhamdulillah kita tertolong lautnya cukup bersahabat jadi air cepat turun,” ujar Saefullah di Capital Place, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Februari 2018. 

Ia mengatakan waduk dan pompa-pompa yang tersebar berjalan dengan baik. Pompa-pompa sudah mulai bekerja ketika melihat indikasi hujan akan turun. 

“Pompanya berjalan dengan baik. Perintah kita itu pompa berfungsi bukan karena airnya sudah penuh, ketika air normal pun, ketika atasnya mulai gelap bawah mulai pompa terus sampai dia (air banjir) akan turun terus,” papar Saefullah. 

Ia mengatakan, cara tersebut merupakan strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam penanggulangan banjir dari tahun ke tahun.  “Jadi hari ini relatif hampir (banjir) bukan seharian penuh. jelas dia.

Baca: Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Jakarta Tergenang

Meski banjir sudah mulai surut, pihaknya tetap terus memantau kondisi. “Tapi tetap dalam situasi aman ini, kita monitor,” tandas dia. 

Seperti diketahui, hujan lebat yang mengguyur Ibu Kota, menyebabkan sejumlah ruas jalan di Jakarta tergenang air. Salah satunya di Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tepatnya di depan Apartemen Mitra Sunter & Gedung TRAC.

Air juga merendam ruas Jalan Boulevard Raya, tepatnya di depan Mal Kelapa Gading MKG 3. Genangan air ini menyebabkan arus lalu lintas padat. Genangan air setinggi 5 cm juga merendam Jalan Jaya, Koja Priok.

Sementara itu, air juga menggenang Jalur lambat Letjen Soeprapto BPJS Cempaka Putih, Jakpus. Di Jakarta Timur air merendam Kompleks Perumahan Kelapa Cengkir Timur-Kelapa Gading. Air merendam permukiman warga dengan ketinggian 50 cm. 




(DMR)