Petugas Akui Parkir di Sabang Ramai tapi Hasil tak Memuaskan

M Sholahadhin Azhar    •    Rabu, 06 Dec 2017 11:55 WIB
parkir meter elektronik
Petugas Akui Parkir di Sabang Ramai tapi Hasil tak Memuaskan
Petugas UP Perparkiran Dishub di Jalan Sabang, Jakarta Pusat - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Pengalihan skema parkir di Sabang, Jakarta Pusat, dari hitungan mesin ke manual dimulai Senin, 4 Desember 2017. Petugas UP Perparkiran Dishub di lapangan mengakui kontrak pengelola mesin parkir tak diperpanjang lantaran bermasalah. 

"Kalau ramai tapi hasilnya enggak memuaskan ya kan enggak benar itu," kata salah satu petugas UP Perparkiran Dishub Ponirin di lokasi kepada Medcom.id, Rabu, 6 Desember 2017.

Namun, Ponirin mengaku tidak tahu detail pemasukan hasil kelola PT Permata Biru. "Itu urusan atasan, saya kurang paham," imbuh dia. 

PT Permata Biru merupakan pengelola mesin parkir di Sabang. Saat ini kontraknya sudah habis dan tak diperpanjang. 

Dishub DKI punya waktu dua bulan untuk mengalihkan sistem parkir secara manual. Mereka mengerahkan sejumlah petugas parkir di lapangan.

"Mereka mau bekerja profesional, cuma memang ada yang enggak rapi saja. Celana sobek-sobek, kan parkir ini melayani," kata Ponirin. 

Ponirin mengaku berbincang dengan sejumlah petugas parkir. Mereka lebih senang dengan sistem yang lama. Sebab dirasa lebih efisien dan petugas tak perlu kerja berat bila hujan. 

"Enakan pakai mesin bagi mereka, mau hujan atau tidak, enggak perlu nunggu," pungkas dia. 

(Baca juga: Dishub akan Evaluasi Parkir Mesin di Jakarta)
 


(REN)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

6 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA