Ganjil-Genap Tol Cikampek Dihentikan H-4 Lebaran

Gana Buana    •    Sabtu, 09 Jun 2018 08:36 WIB
sistem ganjil genapMudik Lebaran 2018
Ganjil-Genap Tol Cikampek Dihentikan H-4 Lebaran
Sistem ganjil genap Tol Cikampek. (ANT/Widodo S jusuf)

Jakarta: Kebijakan ganjil-genap di ruas tol Jakarta-Cikampek masih terus diberlakukan hingga Jumat, 8 Juni 2018. Namun, mulai Senin 11 Juni mendatang, salah satu paket kebijakan green line ini akan dihentikan sementara.

"Sejak awal Ramadan tetap kami berlakukan, karena memang ganjil-genap terbukti mampu mengurangi serta mengurai kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek," ungkap General Manager (GM) Jasamarga cabang Jakarta Cikampek Raddy R Lukman, Jumat, 8 Juni 2018 kemarin.

Raddy menyampaikan, di ruas tol Jakarta-Cikampek memang ada tiga segmen terpadat. Segmen terpadat dengan volume to capacity ratio (v/c) ratio 1,1 hingga 1,2 terdapat di sepanjang jalur Cikunir hingga Cibitung. Kemudian, jalur Karawang Barat hingga Karawang Timur serta Cawang hingga Pondok Gede.

Menurut Raddy, kebijakan ganjil-genap akan kembali diterapkan H+5. Mengingat pada H+4 merupakan puncak arus balik mudik Lebaran. Setelahnya, kebijakan tersebut tetap berlanjut agar pemilik kendaraan roda empat tidak lupa adanya implementasi ganjil-genap di ruas tol Jakarta-Cikampek.

"Angka v/c ratio cenderung turun hingga 0,8 sejak adanya kebijakan ini. Karena itu tetap akan kami terapkan setelah arus balik mudik Lebaran," tandas dia.

Badan Pengelola Trans-Jabodetabek (BPTJ) mulai menerapkan kebijakan green line sejak 13 Maret lalu. Paket ini mengatur sistem ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Timur I, Bekasi Barat I dan II, pembatasan jam operasional kendaraan berat serta penerapan Jalur Khusus Angkutan Umum (JKAU). (Media Indonesia)


(DMR)