Jonru Bakal Mengajukan Penangguhan Penahanan

Arga sumantri    •    Selasa, 10 Oct 2017 13:06 WIB
ujaran kebencian
Jonru Bakal Mengajukan Penangguhan Penahanan
Jonru Ginting. Foto: Antara/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim kuasa hukum Jonru Ginting akan mengajukan penangguhan penahanan. Sejumlah rekan Jonru siap menjadi jaminan.
 
"Kita banyak (penjamin), rekan-rekan pak Jonru sendiri banyak yang menjamin," kata Erwin selaku kuasa hukum Jonru, di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa 10 Oktober 2017.
 
Erwin mengatakan, ada sejumlah alasan yang membuat penahanan Jonru layak ditangguhkan. Pertama, ia menjamin kliennya tidak bakal melarikan diri. "Menghilangkan barang bukti juga tidak mungkin, kita akan mengajukan (penangguhan)," ungkapnya.

Baca: Kejagung Menunggu Pelimpahan Berkas Jonru 

Hari ini penyidik juga memanggil istri Jonru, Hendra Yulianti. Katerangan Yuli diperlukan untuk melengkapi berkas suaminya. "pemeriksaan pertama," kata Yulianti.
 
Yulianti dijadwalkan menjalani pemeriksaan pukul 11.00 WIB. Namun, informasi yang didapat pemeriksaan diundur hingga pukul 13.00 WIB.
 
Selain menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Yuli sekalian menjenguk suaminya di tahanan. Ia mengaku tak membawa pesanan makanan khusus dari Jonru. "Alhamdulillah sehat," ujarnya sembari menenteng plastik.

Baca: Selama Diperiksa, Jonru Ginting tak Menampik 

Muannas Al Aidid melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya pada Kamis 31 Agustus 2017. Dalam laporan bernomor LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus itu, Jonru disebut menebar ujaran kebencian di media sosial pada periode Maret hingga Agustus 2017.
 
Laporan merujuk pada Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Tak hanya itu, Jonru juga sudah dilaporkan seorang pengacara bernama M. Zakir Rasyidin terkait hal yang sama.
 
Jonru kini telah berstatus tersangka ujaran kebencian. Ia juga sudah ditahan di Rutan Markas Polda Metro Jaya.




(FZN)