PT Pharos Musnahkan 20 Ton Viostin DS

Faisal Abdalla    •    Kamis, 08 Feb 2018 18:52 WIB
izin edar obat
PT Pharos Musnahkan 20 Ton Viostin DS
Direktur Corporate Communication PT Pharos Indonesia Ida Nurtika. Foto: MTVN/Faisal Abdalla

Jakarta: PT Pharos memusnahkan produk 20 ton Viostin DS. Produk suplemen itu dimusnahkan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan produk itu terkontaminasi DNA babi.
 
"Pemusnahan ini kami lakukan sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat,” ujar Direktur Komunikasi Perusahaan PT Pharos Indonesia, Ida Nurtika dalam keterangan resmi yang diterima Medcom.id, Kamis, 8 Februari 2018.
 
Ida mengatakan, produk tersebut hasil penarikan dari pasaran yang dilakukan PT Pharos sejak akhir November 2017.
 
“Kami menggarisbawahi sikap perusahaan yang kooperatif dan mematuhi keputusan untuk terus berkoordinasi dengan BPOM dalam menangani persoalan ini," imbuh Ida.

Baca: Kontrak Pemasok Bahan Baku Viostin DS Diputus 

Sebelumnya, PT Pharos membantah produk Viostin DS mengandung DNA babi. PT Pharos menegaskan Viostin DS menggunakan bahan baku chondroitin sulfate yang terbuat dari sapi.
 
Pemasok bahan baku tersebut berasal dari Spanyol yang telah mengantongi sertifikat halal dari Halal Certification Services (HCS). HCS adalah badan sertifikasi halal yang telah diakui oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Adapun bahan baku bets produk yang diuji oleh BPOM telah tercemar.
 
"Ada perbedaan mendasar antara 'mengandung' dan 'tercemar'. Ini yang kami ingin agar dapat dipahami masyarakat," tukas Ida.
 
BPOM menyatakan Viostin DS terkontaminasi DNA babi. BPOM meminta PT Pharos menarik dan menghentikan produksinya sejak adanya temuan indikasi kontaminasi pada akhir November 2017.
 


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA