Kebijakan Ganjil Genap Turunkan Kepadatan Kendaraan di Tol Cikampek

Damar Iradat    •    Selasa, 13 Mar 2018 09:32 WIB
sistem ganjil genap
Kebijakan Ganjil Genap Turunkan Kepadatan Kendaraan di Tol Cikampek
Penerapan sistem ganjil genap di Pintul Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Waktu pemberlakuannya dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. ANTARA/Widodo S Jusuf

Jakarta: Jumlah kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Bekasi Barat 1 diklaim menurun pada hari pertama penerapan kebijakan ganjil-genap di Tol Cikampek. PT Jasa Marga mengklaim, kondisi lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai lancar pada pagi hari. 

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, tercatat ada 1.820 kendaraan masuk melalui GT Bekasi Barat 1 arah Jakarta. Angka tersebut turun 30 persen dari kondisi normal yang mencapai 2.600 kendaraan. 

"Sedangkan kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Bekasi Barat 2 mencapai 1.852 kendaraan atau turun 38,20 persen dari kondisi normal yang mencapai 3.000 kendaraan," kata Dwimawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 13 Maret 2018. 

Sementara itu, dari Gerbang Tol Bekasi Timur 2, jumlah kendaraan yang menuju ke Jakarta saat jam pemberlakuan kebijakan mencapai 1.545 kendaraan atau turun 35,60 persen dibanding kondisi normal yang mencapai 2.400 kendaraan.

General Manager PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman menyatakan, penurunan signifikan jumlah kendaraan dipengaruhi beberapa faktor. Antara lain, pengguna jalan tol mempunyai 3 opsi yaitu beralih rute ke jalur alternatif, beralih waktu perjalanan dan beralih moda transportasi.

Di sisi lain, pada hari pertama pemberlakuan kebijakan, terpantau pengguna jalan tol beralih waktu. Dari data yang didapat, terpantau di Gerbang Tol Bekasi Barat 1 mulai pukul 04.00-05.00 WIB naik 37 persen dari lalu lintas normal. 

"Sedangkan di GT Bekasi Timur perubahan waktu perjalanan mulai dominan terasa dari pukul 05.00-06.00 WIB sebesar 23 persen dibanding hari biasa. Secara keseluruhan, dampak kebijakan penurunan kendaraan rata-rata mencapai 35 persen atau 2.783 kendaraan selama tiga jam pemberlakukan kebijakan," tandas dia.


(SCI)