Masalah Ekonomi Jadi Tantangan Cawagub DKI

Putri Anisa Yuliani    •    Minggu, 10 Feb 2019 15:28 WIB
Pengganti Sandiaga Uno
Masalah Ekonomi Jadi Tantangan Cawagub DKI
Gedung Balai Kota DKI. (Foto jakarta.go.id)

Jakarta: Masalah ekonomi dan bisnis menjadi tantangan besar bagi calon wakil gubernur DKI Jakarta. Hal ini mengemuka dalam proses diskusi grup terfokus atau 'focus group discussion' (FGD) yang menjadi salah satu tes kepatutan dan kelayakan cawagub DKI.
 
FGD yang dilakukan Sabtu 9 Februari 2019 itu melibatkan para panelis, tokoh masyarakat, akademisi, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di DKI Jakarta.
 
Menurut anggota tim panelis Ubedilah Badrun, persoalan ekonomi banyak diungkapkan oleh para tamu FGD. Di antaranya menurunnya daya beli masyarakat DKI.
 
"Para pebisnis misalnya mengeluhkan menurunnya tingkat pembelian properti di DKI. Selain itu, masih sulit berkembangnya usaha-usaha mikro dan menengah meski sudah ada program kerja yang dilakukan," kata Ubedilah kepada Media Indonesia, Minggu, 10 Februari 2019.
 
Para pengusaha meminta kebijakan yang lebih tegas yang dapat mendorong dunia usaha lebih berkembang sehingga dapat menyokong ekonomi DKI.
 
Sementara itu, para perwakilan LSM mengutarakan masalah kemiskinan yang masih dialami oleh lebih dari 290 ribu penduduk DKI.
 
"Masih banyak warga DKI yang berada di bawah garis kemiskinan. Ini menjadi fokus juga dari para LSM supaya wagub punya solusi untuk mengentaskan kemiskinan," terang akademisi Universitas Negeri Jakarta itu.
 
Ubedilah mengungkapkan, cagub DKI memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di antara tiga cawagub yakni Abdurrahaman Suhaimi, Achmad Syaiku, dan Agung Yulianto, nama terakhir dinilai memiliki latar belakang ekonomi paling baik.

Baca: PKS dan Gerindra Beda Persepsi

Agung memiliki keunggulan di bidang ekonomi karena merupakan pengusaha industri obat-obatan herbal dengan mengedepankan konsep halal. Selain itu, ia juga mantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memiliki pemahaman keuangan yang baik.
 
"Dia adalah pengusaha sukses. Dia bisa saja memiliki harapan untuk bisa menyelesaikan sejumlah masalah perekonomian di DKI," kata Ubedilah.
 
Namun, Ubedilah enggan menyebut Agung masuk dalam tahapan final seleksi cawagub DKI. Ia menegaskan pengumuman dua nama cawagub yang masuk ke tahapan akhir menjadi wewenang Partai Gerindra dan PKS sebagai pengusung.
 
"Tunggu partai mengumumkan saja," ujarnya.




(FZN)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA