Banyak Aset Pemprov DKI Terbengkalai

Nur Azizah    •    Selasa, 20 Jun 2017 11:07 WIB
penyerobotan aset dki
Banyak Aset Pemprov DKI Terbengkalai
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. Foto: MTVN/Ilham Wibowo.

Metrotvnews.com, Jakarta: Minim pendataan dan hilangnya dokumen penting, seperti sertifikat tanah, membuat aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terbengkalai. Akibatnya, banyak lahan milik pemerintah diserobot warga.
 
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, masalah aset DKI menjadi masalah tahunan yang belum bisa dituntaskan. Ia menuturkan, saat ini Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) masih melakukan pendataan.
 
"Ini karena kurang tertib. Sekarang BPAD sedang kerja keras untuk inventarisir semua aset," kata Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa 20 Juni 2017.
 
Saefullah mengatakan, BPAD sedang mengumpulkan bukti-bukti kepemilikan aset yang sah. Upaya itu untuk mempertahankan aset DKI.
 
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sempat bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jakarta untuk menjaga dan mengembalikan aset miliknya. Kerja sama itu membawa keuntungan bagi DKI.
 
"Sekarang ini kemajuannya aset DKI luar biasa. Misalnya yang sudah tercatat dengan baik kepemilikan Pulau Seribu, aset di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan," ujarnya.
 
Saefullah mengaku akan terus memperbaiki pencatatan aset daerah. Pencatatan aset akan dimulai secara berjenjang, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga kota.
 
Sementara itu, BPAD terus mencari bukti kepemilikan aset yang hilang. "Banyak cara, kita akan cari terus. Pasti dapat. Badan Pertanahan Nasional bisa kasih duplikasi dan segala macamnya," kata Saefullah.
 
Seperti diketahui, minimnya pendataan membuat Pemerintah DKI kehilangan lahan di Cengkareng Barat. Tanah seluas 4,6 hektare itu memiliki dua sertifikat kepemilikan, sertifikat atas nama Toeti Noezlar Soekarno dan Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan. Akibatnya, DKI Jakarta mengalami kerugian sebesar Rp668 miliar.
 


(FZN)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

2 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA