Ramadan, Tempat Hiburan Malam di Jakarta Wajib Tutup

LB Ciputri Hutabarat    •    Kamis, 18 May 2017 16:47 WIB
ramadan 2017
Ramadan, Tempat Hiburan Malam di Jakarta Wajib Tutup
Ilustrasi--Tempat hiburan disegel karena buka saat Ramadan-- Antara/Arif Firmansya

Metrotvnews.com, Jakarta: Tempat hiburan malam di Jakarta wajib tutup selama Ramadan. Kebijakan diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 dan Keputusan Gubernur DKI No. 98/2004 tentang Penyelenggaraan Industri Pariwisata.

"Penyelenggaraan usaha pariwisata wajib tutup satu hari sebelum Ramadan, selama Ramadan, satu hari setelah Hari Raya Idul Fitri," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Catur Laswanto kepada Metrotvnews.com, Kamis, 18 Mei 2017.

Ada lima jenis usaha hiburan malam yang diwajibakn tutup, yakni kelab malam, diskotek, dan mandi uap. Juga griya pijat, permainan mesin keping jenis bola ketangkasan, dan usaha bar.

Tempat karaoke dan musik hidup masih dibolehkan buka. Tapi, waktunya dipendekkan menjadi dari pukul 20.30-01.30 WIB.

Selanjutnya usaha bola sodok (billiard) juga mengikuti peraturan di atas sesuai lokasi. Namun, untuk usaha billiard yang berdiri di lokasi tak satu ruangan dengan hiburan lainnya dapat membuka sejak pukul 10.00-24.00.

Namun, berbeda hal nya dengan hiburan malam yang berdekatan dengan kawasan komersil, hotel minimal bintang empat.

"Tempat usaha yang berdekatan dengan kawasan itu dikecualikan (tidak ditutup total). Tapi peraturannya dikenakan sesuai SK Gubernur DKI nomor 98 tahun 2004 pasal 4 dan 5," tandas Catur.


(YDH)