Benahi Infrastruktur Sebelum Menerapkan Ganjil Genap di Kuningan

Arga sumantri    •    Sabtu, 12 Aug 2017 09:36 WIB
sistem ganjil genap
Benahi Infrastruktur Sebelum Menerapkan Ganjil Genap di Kuningan
Kendaraan terjebak kemacetan di ruas jalan Jenderal Gatot Subroto kawasan Semanggi, Jakarta Pusat. Foto: Antara/Aprilio Akbar.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta diminta memperbaiki seluruh infrastruktur jalan sebelum sistem ganjil genap diberlakukan di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Tak hanya itu, sarana transportasi massal juga dinilai mesti diperbaki.

"Supaya masyarakat beralih. Termasuk rambu harus jelas juga agar masyarakat tidak lagi bilang terjebak rambu-rambu," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra saat dihubungi, Sabtu 12 Agustus 2017.

Halim mengatakan sampai saat ini wacana perluasan sistem ganjil genap bagi roda empat di Kuningan masuk didiskusikan (FGD). Pemerintah dan kepolisian sedang menyusun tahapan rencana sistem ganjil genap di jalur yang terkenal padat itu.

"Hasilnya akan diadakan sosialisasi, uji coba, dan evaluasi. Ada beberapa tahap yang bakal dilakukan," kata dia.

Halim belum bisa memastikan waktu pasti sosialisasi maupun uji coba sistem ganjil genap dimulai di Kuningan. Yang jelas, menurut dia, kebijakan sistem ganjil genap di Kuningan diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas.

"Kami imbau masyarakat selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi kepentingan bersama," lanjut dia.

Baca: Siasat Pengendara Mengindar Ganjil-Genap

Pemprov DKI berencana menerapkan sistem ganjil genap di Jalan Rasuna Said Kuningan. Sebelumnya, sistem ini diberlakukan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan M.H. Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Bundaran Senayan di Jalan Sisingamangaraja.

Kebijakan ganjil genap diberlakukan dari Senin-Jumat mulai pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB, sementara pembatasan ganjil genap tak berlaku pada Sabtu-Minggu dan hari libur nasional.




(UWA)