Polisi Sita 30 Senjata Tajam dari Peserta SOTR

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 20 Jun 2017 06:53 WIB
jakarta
Polisi Sita 30 Senjata Tajam dari Peserta SOTR
Ilustrasi senjata tajam. MTVN/M Rizal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyita sedikitnya 30 senjata tajam dari empat kelompok pemuda yang melaksanakan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) , Selasa dini hari. Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana mengatakan pemeriksaan dilakukan petugas kepolisian terhadap empat kelompok di jalanan protokol di sekitar Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

"Mungkin ada sedikitnya 30 sajam (senjata tajam). Karena banyak masih anak-anak juga di antara mereka, besok akan kita libatkan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia)," ujar Suntana dilansir dari Antara, Selasa, 20 Juni 2017.

Suntana mengatakan peserta SOTR yang tertangkap membawa senjata tajam akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Pemeriksaan pada peserta SOTR malam ini, lanjut Suntana, juga untuk mencegah kembali terjadinya tawuran antara peserta "SOTR" seperti yang terjadi saat akhir pekan lalu, 16 Juni 2017 di Jakarta Pusat.

"Saya sudah mengimbau sejak awal, lebih baik gencarkan kegiatan 'sahur on the mosque' (sahur di masjid), jangan 'SOTR'," ujarnya.

Dalam pemeriksaan Selasa dini hari, aparat kepolisian juga melakukan penilangan kepada peserta "SOTR" yang membawa kendaraan, namun tidak diserta surat-surat kendaraan yang lengkap. Suntana meminta orangtua mencegah anaknya mengikuti SOTR, karena rentan terlibat dalam kegiatan yang menganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

"Bulan puasa sebentar lagi selesai, tolong para orang tua juga untuk mengawasi anaknya. Kami lakukan pemeriksaan ini untuk mengurangi angka gangguan Kamtibmas (Keamanan dan ketertiban masyarakat)," ujar dia.

 


(DRI)