Polisi Tindak 1.431 Pelanggar e-TLE

Siti Yona Hukmana    •    Sabtu, 03 Nov 2018 18:56 WIB
sistem tilang elektronik
Polisi Tindak 1.431 Pelanggar e-TLE
Papan pemberitahuan penerapan kawasan tilang elektronik terpasang di simpang Sarinah, Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Penindakan sistem tilang elektonik atau electronic traffic law enforcement (e-TLE) tekah berjalan dua hari sejak Kamis, 1 November 2018. Dari dua hari penerapan sistem e-TLE, ribuan pelanggar terekam kamera closed-circuit television (CCTV).

"(Selama dua hari itu), penindakan e-TLE ada sebanyak 1.431 kendaraan," kata Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada Medcom.id, Sabtu, 3 November 2018. 

Ribuan pelanggar itu terdapat di Jalan Medan Merdeka dan Jalan Thamrin. Kamera CCTV dengan sistem e-TLE memang baru terdapat di dua titik tersebut. 

Pada Jalan Medan Merdeka, pelanggar yang terekam CCTV yakni 32 kendaraan pelat hitam, tujuh pelat kuning, empat pelat merah, 10 pelat dinas TNI/Polri, dua pelat kedutaan, tiga pelat luar DKI, diskresi petugas 88 kendaraan dan tidak dikenali 16 kendaraan. Sehingga jumlah total pelanggar e-TLE di Jalan Medan Merdeka 162 kendaraan. 

Budiyanto menjelaskan, diskresi petugas itu terjadi ketika dalam keadaan mendesak. Seperti demontrasi, pengguna jalan mendapatkan prioritas.

"Terus kendaraan yang tidak dikenali itu adalah kendaraan ketutup benda-benda lain, pelat nomor dilipat atau dipasang mika dan seterusnya," ujar Budiyanto.

Lebih lanjut, pelanggar di Jalan Thamrin ada sebanyak 1.269. Terdiri dari 493 kendaraan pelat hitam, 117 pelat kuning, sembilan pelat merah, 76 pelat dinas TNI/Polri, 13 pelat kedutaan, 36 pelat luar DKI, diskresi petugas 493 dan tidak dikenali 32 kendaraan. 

"Tapi, kalau dibandingkan pada hari pertama dengan hari kedua, jumlah pelanggar berdasarkan jenis pelat nomor kendaraan menurun," aku Budiyanto.

Baca: 100 Kamera akan Melengkapi Tilang Elektronik

Pada Kamis, polisi mencatat jumlah pelanggar mencapai 728 kendaraan. Sementara, pada Jumat pelanggar berkurang menjadi 703. 

"Penindakan yang berlanjut ke pemanggilan atau konfirmasi hanya 11 kendaraan," ujarnya.

Menurutnya, pelanggar yang dilakukan konfirmasi itu adalah penindakan di Jalan Medan Merdeka. Sebanyak tujuh kendaraan pada hari pertama dan empat kendaraan pada hari kedua. 

"Dalam dua hari itu, belum ada saran dan apresiasi dari masyarakat terhadap penerapan e-TLE masuk ke RTMC Polda Metro Jaya," pungkas dia.


(DMR)