Pemprov DKI Ingin Memodali Anak Jalanan

Nur Azizah    •    Selasa, 29 Nov 2016 12:40 WIB
anak jalanan
Pemprov DKI Ingin Memodali Anak Jalanan
Anak jalanan. Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memberikan pelatihan dan modal usaha bagi anak jalanan. Kalau ini terwujud, anak jalanan diharapkan hidup mandiri.

Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono tak mau anak jalanan hanya ditangkap, tanpa ada pelatihan keterampilan. Menurutnya, perlu pengembangan diri untuk mencapai ekonomi kerakyatan.

"Setiap hari ada operasi, namanya operasi kemanusian, bukan operasi yang kemudian mereka (anak jalanan) ditempeleng, tidak," kata Sumarsono di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Sumarsono yang juga menjabat Direktur Jenderal Otoritas Daerah Kementerian Dalam Negeri mengatakan, mustahil menghilangkan anak jalanan di Jakarta. Tetapi, bukan lantas pemerintah berdiam diri.

Harus tetap ada upaya-upaya, setidaknya untuk mengurangi jumlah anak jalanan. Sumarsono mengatakan, langkah Pemerintah Jakarta antara lain bekerja sama dengan panti sosial.

"Di sana, kami melatih dan memberikan paket modal," ujar Sumarsono.

Data Kementerian Sosial, jumlah anak jalanan pada 2015 sebanyak 33.400. Mereka tersebar di 16 Provinsi. Anak jalanan paling banyak di Jakarta (7.600 anak), kemudian di Jawa Barat dan Jawa Tengah masing-masing 5 ribu anak, dan di Jawa Timur 2 ribu anak jalanan.

Anak jalanan yang mendapatkan layanan Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) baru 6 ribu pada 2016.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, situasi dan kondisi di jalanan sangat keras dan membahayakan anak. Kecelakaan, eksploitasi, penyakit, kekerasan, perdagangan anak, dan pelecehan seksual sering mereka alami.


(TRK)