Pemilik Kendaraan Menilai Aturan Wajib Garasi Mengada-ada

Nur Azizah    •    Senin, 11 Sep 2017 15:33 WIB
pemilik mobil wajib punya garasi
Pemilik Kendaraan Menilai Aturan Wajib Garasi Mengada-ada
Ilustrasi: Warga harus memiliki garasi untuk membeli mobil. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga menilai, aturan mengenai kewajiban pemilik mobil memiliki garasi mengada-ada. Pasalnya, tak semua pemilik mobil mempunyai lahan yang cukup untuk membangun tempat parkir.

"Aturannya seperti memaksakan banget. Kan enggak semua orang punya tanah lebar. Enggak semua warga punya rumah besar," kata Fadhilah, warga Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Senin, 11 September 2017.

Wanita berusia 38 tahun ini memiliki mobil Avanza hitam. Mobil berpelat Jakarta itu terparkir tepat pinggir jalan depan rumahnya. Sementara itu, lebar jalan tersebut tak terlalu besar.

"Kan saya parkir enggak di tengah jalan. Saya parkir di pinggir. Jadi, kalau ada kendaraan,yang lain bisa lewat," ungkap dia.

Warga lainnya, Kiki, memiliki pandangan beda. Menurut dia, memarkirkan kendaraan di pinggir jalan bisa menggangu pengguna jalan. 

Dia setuju dengan rencana Pemprov DKI Jakarta yang mewajibkan pemilik mobil harus punya garasi. Pria berusia 27 tahun ini menyampaikan, kendaraan yang parkir di pinggir jalan sering menyebabkan kemacetan. Apalagi pada jam-jam sibuk.

"Bikin sempit. Bikin macet karena menghalangi jalan kami yang mau lewat," imbuh dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta pengendara yang hendak membeli mobil melampirkan surat keterangan memiliki garasi. Kewajiban memiliki garasi bagi pemilik mobil pribadi mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. 

"Begitu ada surat keterangan punya garasi, baru boleh punya mobil," kata Djarot, Rabu 6 September 2017.


(OGI)