'Pak Ogah' Janji tak Tarik Pungli bila Digaji

Riyan Ferdianto    •    Selasa, 29 Aug 2017 16:05 WIB
sukarelawan lalu lintas
'Pak Ogah' Janji tak Tarik Pungli bila Digaji
Pak ogah mengatur lalu lintas di Jakarta Selatan. Foto: MTVN/Riyan Ferdianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: 'Pak ogah' anggota Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) berharap bisa digaji Pemerintah Provinsi DKI. Mereka siap tidak menarik pungutan liar (pungli) apabila sudah diberi honor. 

"Kalau enggak ada gaji kita dapat uang dari mana, enggak apa-apa deh kita enggak mengambil uang dari pengendara mobil," kata Rohman, di Jalan Antasari, Jakarta Selatan, Selasa 29 Agustus 2017.

Bila menjadi 'pak ogah', Rohman bisa mendapat uang sebesar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per hari. Dia pun yakin bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar bila menjadi Supeltas.

"Kalau digaji kita juga jadi semangat, toh kita kan membantu polisi mengurangi kemacetan bukan menambah," ujar Rohman

Baca: Honor Supeltas Paling Ideal Setara UMR DKI

Di Jalan Antasari putaran RS SOS Medika, dia bersama delapan orang lainnya membagi waktu pengurus kendaraan berputar. Pekerjaan menjadi 'pak ogah' sudah dilakoninya selama tiga tahun.

"Semua yang jaga di sini, rata-rata sudah berkeluarga. Makanya gaji itu sangat diharapkan," tutur dia.


(OGI)

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

20 minutes Ago

PN Jakarta Selatan mengagendakan sidang perdana gugatan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto pa…

BERITA LAINNYA