Pengedar Sebut Pil PCC Vitamin untuk Mengelabui Anak-anak

   •    Selasa, 05 Dec 2017 09:38 WIB
obat berbahaya
Pengedar Sebut Pil PCC Vitamin untuk Mengelabui Anak-anak
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Budi Waseso menunjukkan pabrik pembuatan pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) saat gelar perkara di Cinderejo, Solo, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Muhammad Ayudha)

Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan sasaran peredaran pil PCC di sejumlah wilayah di Indonesia adalah anak-anak. Salah satu modus untuk mengelabui para korban adalah dengan menyebut pil PCC sebagai vitamin.

"Mereka menjualnya dengan mengelabui anak-anak bahwa pil ini vitamin, (seperti) vitamin C yang bisa membuat mereka pandai, pintar, tahan belajar sehingga beredar di kalangan anak-anak," ungkap pria yang akrab disapa Buwas, dalam Metro Pagi Primetime, Selasa 5 Desember 2017.

Buwas mengakui bahwa anak-anak terutama yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan menengah pertama adalah sasaran utama. Target ini dipersiapkan oleh pengedar dan bandar narkotika yang diduga berafiliasi dengan jaringan internasional agar anak-anak menjadi konsumen tetap dalam peredaran narkotika.

Harga murah yang ditawarkan pun menjadi salah satu senjata agar generasi muda bisa menjangkau obat-obatan terlarang yang seharusnya tidak dikonsumsi.

"Harga murah, sasarannya anak-anak supaya mereka menjadi generasi narkotika. Yang penting membiasakan generasi muda agar candu dengan obat-obatan sehingga di kemudian hari terus menggunakan narkoba," katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan penyalahgunaan obat terlarang seperti pil PCC membuat penggunanya berperilaku seperti zombie.

Kesadaran pengguna akan menurun drastis bahkan pada kasus yang berat membuat penggunanya hiperaktif bahkan membahayakan nyawa. Misalnya dengan lompat dari ketinggian dalam keadaan tidak sadar.

"(Karenanya) target menggunakan narkotika di kemudian hari ini adalah salah satu bukti terhadap operasi pangsa pasar narkotika ke depan," jelasnya.




(MEL)