Sistem Ganjil Genap Buat Sopir Bus tak Stres

Dhaifurrakhman Abas    •    Senin, 12 Mar 2018 11:58 WIB
jalan tolsistem ganjil genap
Sistem Ganjil Genap Buat Sopir Bus tak Stres
Lalu lintas di tol kawasan Jatibening, Bekasi. Foto: Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.

Jakarta: Agus, 40, sopir bus, mendukung sistem ganjil-genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur. Dia menilai kebijakan ini berdampak baik bagi lalu lintas dari Bekasi ke Jakarta yang biasa dilaluinya. 

"Semakin enak karena jalanan menjadi lancar. Jadinya enggak stres nyetir," kata Agus kepada Medcom.id di terminal bayangan Jati Bening, Bekasi, Senin, 12 Maret 2018.

Agus diwajibkan kantornya untuk mengemudikan bus sebanyak 4 trip dalam sehari melalui jalur Tol Jakarta-Cikampek. Namun, dia hanya mampu melakoni kewajibannya dalam 2 trip karena biasanya tol macet.

"Semoga dengan kebijakan ini bisa memenuhi target trip. Tapi kita belum lihat sore hari bagaimana. Kita lihat saja nanti," ujar dia.

Asa senada diucapkan pengemudi bus lainnya, Bagus 27. Menurut dia, ruas Tol Jakarta-Cikampek yang terbebas dari macet bisa menambah penghasilannya. 

Meskipun belum terlihat signifikan, dia merasa penumpang bus menanjak ketika kebijakan ganjil-genap diberlakukan pagi tadi. Pasalnya, bila tol macet, penumpang biasanya enggak naik bus.

Baca: Jumlah Kendaraan Menurun 29 Persen

"Kalau macet penumpang milih naik taksi daring," beber dia.

Bagus berharap kebijakan Ganjil Genap tersebut dapat terus diberlakukan. Ia pun meminta pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur light rail transit (LRT) dan jembatan kerena dianggap biang kemacetan.

"Semoga kebijakan ini saling menguntungkan. Jangan saling merugikan dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang enggak bertanggung jawab. Pemerintah untung, masyarakat untung. Pengusaha untung. Kalau kita bermasyarakat kan harusnya begitu," kata dia.





(OGI)