Tahun ini Pembangunan Rusun DKI Mangkrak

Media Indonesia    •    Selasa, 12 Dec 2017 07:27 WIB
rusunawarusun
Tahun ini Pembangunan Rusun DKI Mangkrak
Ilustrasi--Bidara Cina, Jalan Otista Raya, Jakarta Timur--Antara/Hafidz Mubarak A.

Jakarta: Pembangunan rumah susun (rusun) di DKI Jakarta pada 2017 mangkrak. Dari total 40 tower dan 9.017 unit belum satu pun rusun yang siap huni.

Rata-rata proses pembangunan di 13 lokasi baru mencapai 70%-90%. Untuk itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta akan memperpanjang kontrak pembangunan dengan kontraktor yang membangun menggunakan dana tahun jamak (multiyears) dan mengenakan denda kepada kontraktor yang menggunakan anggaran single year.

Adapun, proyek pembangunan rusun yang menggunakan anggaran multiyear total Rp1,3 triliun. 
"Dipastikan proyek pembangunannya selesai di awal 2018," kata Kepala Seksi (Kasie) Pembangunan Perumahan DPRKP DKI Budhi Darmawan, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 12 Desember 2017. 

Budhi mengungkapkan proyek mangkrak lantaran terkendala proses penghapusan aset yang lama di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan. Belum lagi proses lelang untuk merobohkan rusun untuk dibangun kembali dengan jumlah lantai menjadi 16 dari hanya lima lantai.

Seperti di Rusun Penjaringan, di Jakarta Utara. Sampai sekarang proyek yang ditargetkan selesai Maret 2017, pengerjaan baru selesai 82%.

"Di tahun 2016, waktu itu Plt Sumarsono bilang tidak ada lelang pendahuluan. Maka, kami baru mulai konstruksi di bulan Maret. Bayangkan saja kita membangun hanya dalam 9 bulan," ungkap dia.

Untuk itu, pihanya memutuskan untuk memperpanjang kontrak perusahaan pembangun rusun melalui surat keputusan (SK) addendum multiyears. Melalui SK tersebut dengan persetujuan gubernur, perusahaan kontraktor yang sama diperbolehkan membangun kembali dengan batas waktu 50 hari. Jumlah hari itu masih bisa berubah.

"Kami tidak mau ambil risiko bila dialihkan ke kontraktor lain, sehingga kami meminta kontraktor yang sebelumnya mengerjakannya bisa diperbolehkan bangun kembali," jelas Budhi.

Untuk pembangunan rusun yang menggunakan anggaran single year total Rp2,6 triliun juga akan dilanjutkan pada 2018. Ketentuannya perusahaan kontraktor dikenakan denda.

Pembangunan 23 tower rusun dengan single year terdiri dari 5.865 unit. Keempat rusun itu di antaranya Rusun Nagrak dengan pembangunan tiga cluster 14 tower, Rusun Rorotan, Rusun Penggilingan yang sudah mencapai 95% dan Rusun Pulogebang.
 


(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA