Jakarta Selatan Siapkan 26 Pompa Stasioner

Nur Azizah    •    Kamis, 06 Dec 2018 10:29 WIB
banjir jakarta
Jakarta Selatan Siapkan 26 Pompa Stasioner
Petugas Dinas Tata Air melakukan penyedotan air dengan mesin pompa saat banjir menggenangi Jalan Kemang Raya. Foto: MI/Arya.

Jakarta: Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan menyiagakan 911 personel untuk menghadapi banjir. Tak hanya itu, sebanyak 10 pompa mobile dan 26 pompa stasioner juga disiapkan.
 
Kepala Sudin SDA Jaksel Holi Susanto mengatakan, 26 pompa stasioner tersebar di sembilan kecamatan. Rinciannya, enam pompa stasioner di Kecamatan Tebet, tiga unit di Pancoran, tiga unit di Mampang Prapatan, dan satu unit di Pasar Minggu.
 
Lalu di Kecamatan Kebayoran Lama ada empat unit pompa stasioner yang disiagakan, tujuh unit di Pesanggrahan, dan dua unit di kecamatan Cilandak. Selain pompa mobile dan stasioner, Sudin SDA Jakarta Selatan juga menyiapkan 41 dump truk.
 
"Kami juga siapkan 23 unit alat berat. Itu terdiri dari eksavator amphibi, spider, dan long arm," kata Holi saat dihubungi, Jakarta, Kamis 6 Desember 2018.
 
Holi menambah, pihaknya juga melakukan pengerukan dan normalisasi saluran secara intensif. Salah satunya contohnya di kawasan Sudirman, Kebayoran Baru, Jagakarsa, Pesanggrahan, dan Pasar Minggu.
 
Di Jakarta Selatan sendiri ada 12 titik yang menjadi langganan banjir. Beberapa titik bahkan pernah terendah hingga lima kali.
 
12 titik itu yakni di Jalan Haji Ipin, Pondok Labu dengan instansi banjir empat kali. Lalu RW 01, 03, 07, 09, dan 10 Kelurahan Pondok Labu sudah terendam lima kali.
 
Kemudian RW 07 Kelurahan Pejaten Timur sudah terendam dua kali. Jalan Kemang Raya depan Kemchick langganan banjir hingga enam kali.

Baca: Pemprov DKI Lambat Antisipasi Banjir

Jalan Kemang Utara IX depan pasar jagal langganan banjir empat kali, Jalan Iskandar Muda depan Gandaria City terendam sampai enam kali dan Jalan MT. Haryono di bawah jembatan layang Pancoran terendah dua kali.
 
Sedangkan Terowogan stasiun komuter Cawang di bawah Jalan MT. Haryono pernah banjir hingga lima kali, Kawasan Kelurahan Petogogan (Wijaya Timur Raya) pernah banjir hingga lima kali, Jalan Sultan Hasanudin kawasan Mabes Polri banjir sampai tiga kali, Jalan Jenderal Gatot Subroto depan Balai Kartini tiga kali tergenang dan Jalan Jenderal Sudirman depan Universitas Atmajaya.




(FZN)