Pemprov akan Maksimalkan Jalan di KBB untuk Cegah Bedeng Liar

Nur Azizah    •    Senin, 13 Nov 2017 13:56 WIB
penertiban
Pemprov akan Maksimalkan Jalan di KBB untuk Cegah Bedeng Liar
Ros, salah satu penghuni bantaran Kanal Banjir Barat, Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Nur Azizah

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta berencana memaksimalkan jalan inspeksi sepanjang jalur Kanal Banjir Barat (KBB) Jakarta Pusat. Penggunaan jalan tersebut untuk mencegah lahirnya bedeng-bedeng liar.

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan, banyaknya gubuk liar lantaran jalan belum dimanfaatkan maksimal. Dia bakal berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk pemanfaatan itu.

"Jalan ini enggak bisa digunakan maksimal karena belum ada pintu perlintasan kereta api. Jadi, nanti kita minta Dishub untuk mengkaji," kata Mangara di Jalan Tenaga Listrik, Jakarta Pusat, Senin, 13 November 2017.

Mangara ingin jalan tersebut digunakan untuk jalan Metro Mini maupun Kopaja. Ia harap dengan begitu arus lalu lintas bisa sedikit terurai.

(Baca juga: Warga Sekitar KBB Terbiasa Bongkar Pasang Bedeng)

Tak hanya memanfaatkan jalan inspeksi KBB, Mangara juga berencana menambah lampu penerangan jalan di sana. Itu bertujuan agar wilayah tersebut tidak lagi remang-remang.

Pria kelahiran Sumatera Utara ini menceritakan sedikit sejarah lahirnya bedeng-bedeng liar itu. Bedeng tersebut ada sejak zaman pembongkaran jalan kereta api.

Ia menuturkan, bedeng liar kerap digunakan untuk praktik prostitusi dan diskotek. "Di sini juga ada tempat prostitusi, itu sudah jadi rahasia umum," pungkas dia.

Kawasan KBB sudah berulang kali ditertibkan. Namun, berkali-kali pula warga mendirikan bedeng.




(REN)