Pengemudi Online Tuntut Tarif Wilayah

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 13 Sep 2018 11:07 WIB
gojek driver
Pengemudi <i>Online</i> Tuntut Tarif Wilayah
Massa yang mengatasnamakan Aliansi Driver Online (Aliando) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Go-Jek di Pasaraya, Blok M--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Massa yang mengatasnamakan Aliansi Driver Online (Aliando) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Go-Jek di Pasaraya, Blok M. Mereka menuntut perbaikan tarif.

"Akibat semakin tingginya biaya operasional kami di lapangan, maka kami menuntut adanya perbaikan tarif yang layak dan rasional," kata Koordinator Aliansi Driver Online (Aliando) April Baja di lokasi, Kamis, 13 September 2018.

Ia tak memerinci berapa tarif yang diberlakukan saat ini. Yang jelas, harga yang dipatok per kilometer itu dianggap tak cukup bagi pengemudi, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Menurut April, tarif tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia dan tanpa kajian mendalam. Misalnya bagi para pengemudi yang beroperasi di Jabodetabek. Mengingat, biaya hidup yang tinggi dan serentet keperluan lain.

"Maka kami menuntut adanya perhitungan dan perubahan berdasarkan karakteristik di setiap wilayah," imbuh April.

Baca: Pengemudi Transportasi Online Merasa Diperbudak

Wilayah Ibu Kota dan sekitarnya, kata dia, menuntut jam kerja yang lebih panjang dan melelahkan. Belum lagi dampak akibat kerja berlebih. April menyebut sering terjadi human error dan kecelakaan akibat kelelahan.

Aliando juga menuntut perhatian aplikator terkait hal ini. Terutama dalam melindungi pengemudi sebagai mitra. Ada potongan dari sebesar 16 hingga 20 persen yang bisa dipakai untuk asuransi driver.

"Dengan adanya pemotongan dari aplikator sebesar 16-20% per transaksi maka kami menuntut adanya jaminan asuransi/santunan dari pihak aplikator," sebutnya.

Massa tiba pukul 10.30 WIB dengan ratusan mobil. Ratusan personel polisi disiagakan di depan Pasaraya, Blok M. Jumlah massa diperkirakan mencapai 200 orang.


(YDH)