Usulan Ganjil Genap Sepeda Motor di Jalan Protokol Dipertimbangkan

LB Ciputri Hutabarat    •    Kamis, 11 Jan 2018 12:46 WIB
pembatasan sepeda motor
Usulan Ganjil Genap Sepeda Motor di Jalan Protokol Dipertimbangkan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno--Medcom.id/Lis Pratiwi

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bakal mempertimbangkan usulan ganjil genap bagi pengendara sepeda motor. Sandi mengaku bakal mengkaji teknis penerapan usulan tersebut.

"Nanti tim melihat pemantauan dan bagaimana caranya memonitor itu, karena agak lebih kecil kan nomornya," kata Sandi di Pasar Jakgrosir, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 11 Januari 2018.

Sandi mengungkapkan Pemprov akan duduk bersama dengan Badan Pengawas Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk membicarakan usulan tersebut. Bagi Sandi, bisa saja usulan tersebut diterima asal memang aman bagi kendara bermotor.

"Unsurnya keselamatan utama karena tingkat kecelakaan yang tinggi. Tapi jangan mencederai unsur keadilannya," terang dia.

Baca: Polda Metro Usulkan Ganjil Genap Sepeda Motor di Thamrin



Sandi juga berpesan agar masyarakat bisa terus sadar akan peraturan berkendara. Selain itu peraturan yang dibuat harus sesuai dengan Putusan MA soal larangan kendaraan bermotor.

Kepolisian Daerah Metro Jaya memandang pembatasan motor diperlukan demi keselamatan. Polisi mengusulkan solusi alternatif untuk membatasi motor di kawasan Thamrin-Monas untuk mengganti pergub larangan motor yang sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).

"Dengan pencabutan tersebut saya berharap Pemprov mengganti dengan ganjil-genap, jadi tidak ada kekosongan. Tidak serta merta dibebaskan langsung lewat Thamrin," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra  di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Januari 2018.


(YDH)