Cagub-Cawagub Diimbau tak Bawa Massa saat Daftar ke KPU

Deny Irwanto    •    Kamis, 22 Sep 2016 19:38 WIB
pilgub dki 2017
Cagub-Cawagub Diimbau tak Bawa Massa saat Daftar ke KPU
Gambar Sepasang maskot Pilgub dan Wagub DKI Jakarta Tahun 2017, saat konsolidasi akbar penyelenggaraan Pilgub dan Wagub DKI Jakarta Tahun 2017, di Jakarta, Sabtu (30/7/2016). Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi mengimbau calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI yang hendak mendaftar ke KPU DKI Jakarta tidak turut membawa pendukung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, imbauan itu dilakukan lantaran kondisi kantor KPU DKI Jakarta tidak memiliki pekarangan luas.

"Sudah kami sampaikan kepada KPU dan kepada Paslon yang mau mendaftar jangan membawa pendukung yang banyak," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/9/2016).

Awi mengatakan, jika cagub dan cawagub DKI memaksakan membawa massa yang berlebihan, bisa berimbas pada kemacetan di ruas Jalan Salemba.

Dia berharap, pendaftaran nantinya tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang melintasi Jalan Salemba dan sekitarnya.

"Jangan sampai dengan pendaftaran itu masyarakat umum terganggu. Karena kan waktu pendaftaran itu pada jam sibuk. Jangan sampai membuat macet," kata Awi.

Hingga saat ini baru pasangan calon petahana Basuki `Ahok` Tjahaja  Purnama dan Djarot Saiful Hidayat yang mendaftar ke KPU DKI Jakarta. Pasangan ini didukung PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem dan Hanura dengan kekuatan 52 kursi dari 106 kursi di DPRD DKI Jakarta.

Sementara pasangan calon dari partai lain akan mendaftarkan diri ke KPU DKI, Jumat (23/9/2016) besok. Calon yang diusung Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno masih belum menemukan pasangannya. Beberapa partai politik seperti, PKB, PPP, PAN dan Demokrat masih menggelar pertemuan di kediaman Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor.

Sedangkan Gerindra dan PKS memilih menggelar pertemuan sendiri di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

 


(MBM)

Video /