Warga Kebun Sayur Ciracas Minta Kejelasan Status Tanah

Sunnaholomi Halakrispen    •    Senin, 04 Jun 2018 21:40 WIB
penggusuranpenggusuran tanah
Warga Kebun Sayur Ciracas Minta Kejelasan Status Tanah
Warga Kebun Sayur Ciracas, Jakarta Timur meminta kejelasan status tanah yang ditempatinya. Foto: Medcom.id/ Sunnaholomi Krispen.

Jakarta: Warga Kebun Sayur Ciracas, Jakarta Timur meminta kejelasan status tanah yang ditempatinya. Kuasa Hukum Warga dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Charlie Albajili mengatakan, kejelasan tersebut berkaitan dengan sertifikat tanah antara warga dan Perum Perhubungan Djakarta (PPD).

"Status lahan ini seperti apa sekarang. Kalau memang PPD hanya bisa menunjukkan sertifikat dan prosesnya sah, oke warga yang pasti punya hak atas perumahan. Jadi hak atas perumahan itu mereka harus dijamin dan solusinya pun tidak bisa ditentukan scara sepihak ya," kata Charlie di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari No. 4-B, Menteng, Senin, 4 Juni 2018.

Baca: Tolak Digusur, Warga Kebun Sayur Ciracas Turun ke Jalan

Namun, jika PPD dinyatakan tidak memiliki sertifikat atas tanah Kebun Sayur Ciracas, LBH Jakarta bakal mendukung warga Kebun Sayur dengan merujuk pada UPA yang berlaku.

"Tentu kalau kita merujuk pada UPA, ada fungsi sosial tanah di sana dan menurut kami yang paling berhak mendapatkan hak atas tanah adalah warga. Karena mereka sudah tinggal selama 20 tahun," jelas Charlie.

Setelah bertemu dengan Komisioner Mediasi Komnas HAM Munafrizal Manan, Charlie mengatakan bahwa Komnas HAM akan melakukan tindakan mediasi terkait permasalahan sengketan tanah tersebut.

"Mereka sepertinya akan menyurati berbagai pihak ya. Mereka menyurati pemprov, meyurati adhi karya,  PPD,  dan BPN untuk minta klarifikasi hasil dari pertemuan ini," beber Charlie.

Tuntutan warga, kata Charlie, meminta bantuan dari Komnas HAM agar dapat mendukung penuh keinginan warga.

"Kita harapkan Komnas HAM bisa membantu kita dalam memperjuangkan hak atas perumahan dan hak hidup warga. Itu dalam hal misal PPD punya setifikat," pungkas Charlie.


(DEN)