50 Rusunawa Hasil Penertiban Dibagikan ke Warga

Intan fauzi    •    Jumat, 15 Sep 2017 16:44 WIB
rusunawa
50 Rusunawa Hasil Penertiban Dibagikan ke Warga
Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengundi rusunawa hasil penertiban/MTVN/Intan Fauzi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta mengundi 50 rumah susun sewa (rusunawa) kepada warga. Semua yang undi merupakan unit korong di rusunawa existing hasil penertiban warga umum.

"Sampai saat ini tersedia di tiga lokasi sebanyak 50 unit, yaitu di Rusunawa Kamaruddin sebanyak 20 unit, Rusunawa Pulo Gebang sebanyak 20 unit dan Rusunawa Pinus Elok sebanyak 10 unit," jelas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 15 September 2017.

Sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, unit rusun tersebut bisa kembali diisi warga umum yang masuk daftar tunggu pemohon umum sejak 2013 sampai dengan 2017. Menurut dia, 50 unit yang dibagikan hari ini merupakan penyerahan simbolis.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan, Penertiban, dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Melly Budiastuti menjelaskan, warga umum yang ditertibkan telah melakukan pelanggaran berat. Pemerintah menindak tegas dengan mengosongkan unit .

"Yang dikosongkan tidak semata tunggakan saja, ada pelanggaran berat. Misal dialihkan, yang menyewa atas nama dia tapi yang menempati orang lain. Atau enggak dia terkena tindakan pidana narkoba," jelas Melly.

Sebanyak 50 orang yang dipilih merupakan warga yang sudah mendaftar sejak 2013. Pihak Dinas Perumahan memilih warga sesuai urutan nomor pendaftaran.

"Ada waiting list nomor urutnya. Dulu dikelola tiga UPT (unit pengelola teknis). Warga daftar ke masing-masing UPT dan UPT punya list pendaftaran yang masuk. Kami inventarisasi mana yang pertama mengajukan permohonan," terang Melly.


(OJE)