Permohonan Maaf Ahok Djarot

Nur Azizah    •    Jumat, 13 Oct 2017 17:26 WIB
djarot saiful hidayat
Permohonan Maaf Ahok Djarot
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Foto: Antara/Sigid Kurniawan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Detik-detik berakhirnya masa jabatan, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengumpulkan awak media. Di hadapan para wartawan, Djarot meminta maaf.
 
"Kepada Pak Mawardi, (Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja sama Luar Negeri, Kepala Biro Diskominfotik, kepada kalian semua (wartawan), saya dan Pak Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) minta maaf kalau ada salah dan khilaf," kata Djarot di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Suropati, Jakarta Pusat, Kamis 12 Oktober 2017.
 
Ia sadar sikapnya sering membuat wartawan geram. Begitu pun sebaliknya, wartawan suka membuatnya jengkel.

Baca: Djarot Tinggalkan Balai Kota

"Media selalu membuat saya terhibur. Ya kadang-kadang juga menjengkelkan. Gimana enggak, kadang aku lagi capek banget kalian ngoceh mulu," ujar Djarot seraya tertawa.
 
Malam itu, tak hanya media yang diundang, beberapa staf Balai Kota turut hadir. Begitu pula dengan para ajudan dan sopir pribadinya.
 
Suami Happy Farida ini berkata tak suka dengan momen perpisahan. Dia berharap masih bisa bertemu dan bekerja sama lagi dengan mereka.
 
"Saya enggak suka perpisahan karena saya dan kamu tidak akan berpisah. Mungkin dalam tugas berpisah tapi dalam hubungan tidak. Memang kita akan pergi tapi kita akan kembali," ujarnya diiringi tepuk tangan para hadirin.

Baca: Cara Djarot Memperlakukan Orang yang Membencinya

Malam itu, Djarot dan Istrinya membawakan tembang 'Pergi Untuk Kembali' milik Marcello Tahitoe. Suasana semakin meriah ketika Happy membawakan lagu dangdut Malam Terakhir milik Rhoma Irama.
 
Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kopi Dangdut ciptakan Fahmi Shahab. Acara pun ditutup dengan menyanyikan tembang Mantan Terindah dari Kahitna.
 
Sabtu, 14 Oktober 2017 pukul 00.00 WIB masa jabatan Djarot berakhir. Kursi jabatannya bakal diisi oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Keduanya bakal dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin 16 Oktober 2017.




(FZN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

14 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA