Pelanggar Ganjil Genap Masih Terampuni

Dhaifurrakhman Abas    •    Senin, 16 Apr 2018 16:52 WIB
sistem ganjil genap
Pelanggar Ganjil Genap Masih Terampuni
Pengendara dihalau saat sistem ganjil genap diterapkan di GT Cibubur II. Foto: Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.

Jakarta: Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memastikan polisi belum memberikan tilang terhadap pelanggar sistem ganjil genap di Gerbang Tol (GT) Cibubur II. Petugas hanya akan menggunakan pendekatan persuasif. 

"Karena ini uji coba, sehingga tidak ada penegakan hukum ya. Kami hanya mengimbau dan mengalihkan arus dengan senyuman dan humanis," Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Halte TransJakarta Cibubur, Jakarta Timur, Senin, 16 April 2018.

Menurut dia, uji coba ganjil genap di GT Cibubur II dimulai sejak hari ini hingga dua pekan ke depan. Selama uji coba, BPTJ terus mengevaluasi dampak kebijakan terhadap arus lalu lintas maupun volume kendaraan. 

Bambang menyebut apabila berdampak positif terhadap masyarakat, kebijakan tersebut akan diterapkan seutuhnya. "Dan awal Mei direncanakan akan diimplementasikan," beber dia.

BPTJ bersama pemangku kebijakan, kata dia, juga akan menyusun payung hukum dan sanksi buat para pelanggar aturan ganjil-genap di GT Cibubur II. Kebijakan ini pun diharap mendapat simpatik publik sekaligus berhasil mengurai kemacetan.

Baca: Ganjil Genap Ubah Pola Keberangkatan Pengendara

Sistem ganjil genap dicanangkan untuk mengurangi kondisi volume capacity ratio (CVR) Tol Jagorawi yang sudah melebihi kapasitas normal. Kebijakan ini juga diberlakukan untuk memenuhi target persyaratan arus lalu lintas saat Asian Games pada 18 Agustus 2018.

"Dalam Asian Games itu ada persyaratan transportasi point to point tak boleh lebih 30 menit, dari penginapan sampai venue. Kita survei ternyata lebih 30 menit. Oleh karena itu, kami dari BPTJ, kepolisian dan Dishub (Dinas Perhubungan) akan bekerja sama bagaimana memecahkan masalah ini," tukas Bambang. 


(OGI)