Pemerintah Disarankan Menyadur Konsep ERP di Tol

Siti Yona Hukmana    •    Selasa, 13 Mar 2018 12:31 WIB
sistem ganjil genap
Pemerintah Disarankan Menyadur Konsep ERP di Tol
Pengamat Transportasi Danang Parikesit. Foto: Medcom.id/Siti Yona

Jakarta: Pemerintah disarankan menyadur konsep Electronic Road Pricing (ERP) di gerbang tol. Besaran tarif ditentukan berdasarakan kepadatan lalu lintas.
 
Pengamat Transportasi Danang Parikesit mengatakan penerapan ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek tidak tepat. Sebab, tol adalah jalur transportasi regional atau wilayah suburban.
 
"Penerapan ganjil genap lebih sesuai untuk jaringan perkotaan, banyak tersedia alternatif (transportasi), baik rute maupun moda. Yang di jalan tol, kondisi ini tidak ditemui," kata Danang kepada Medcom.id, Selasa, 13 Maret 2018.
 
Menurut Danang, program yang lebih tepat untuk mengurangi kemacetan di dalam tol adalah  menggunakan instrumen harga rasional (instrument rational pricing). Karena, infrastrukturnya sudah ada seperti e-ticketing di gerbang tol.

Baca: Kebijakan Ganjil Genap di Gerbang Tol Bekasi Dikritik
 
"Jadi kalau traffic tinggi, harga tol lebih mahal dan sebaliknya. Pengenaan biaya tol sangat tinggi untuk truk bisa membuat mereka berpikir untuk memilih tol atau non tol," ungkap Danang.
 
Menurutnya, instrumen rational pricing lebih efektif dibandingkan ganjil genap yang cenderung mengakibatkan biaya dan waktu perjalanan total (tol dan non tol) akan lebih tinggi.
 
"Sudah saatnya kita menggunakan instrumen flexible toll pricing yang lebih modern dibandingkan ganjil genap dan kuno serta memiliki landasan konseptual yang kurang rasional," ujar Danang.
 
Kemarin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meresmikan pemberlakuan sistem ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek. Selain itu, juga pengaturan angkutan barang (Golongan 3, 4, dan 5) dan priotitas lajur khusus angkutan umum (bus besar/sedang). Kebijakan ini diambil untuk mengurangi dan menangani kemacetan di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek.




(FZN)