Pemprov DKI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 6,52 Persen di 2018

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 15 Nov 2017 14:34 WIB
pertumbuhan ekonomi
Pemprov DKI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 6,52 Persen di 2018
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) bersama Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kanan) memimpin rapat di Kantor Balai Kota DKI Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Jakarta meningkat di 2018. Hal itu dipaparkan Anies dalam pidato perdananya di dalam rapat paripurna DPRD soal RAPBD 2018.

"Pertumbuhan ekonomi Provinsi DKI Jakarta pada 2018 diproyeksikan sebesar 6,12-6,52 persen," kata Anies dalam pidatonya di Ruang Rapat DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu 15 November 2017.

Angka ini tumbuh di atas proyeksi 2017 yang hanya sebesar 6,03-6,43 persen. Target pencapaian pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota berdasarkan beberapa faktor, di antaranya proyek infrastruktur di Jakarta yang ditargetkan selesai di 2018.

Selain itu, ada penyederhanaan dan peningkatan pelayanan perizinan di Jakarta yang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Ibu Kota. "Diharapkan dapat menjaga pertumbuhan investasi yang sedang dalam tren positif," papar Anies.

Perhelatan akbar Asian Games juga jatuh pada tahun depan. Jakarta sebagai tuan rumah, tentu akan merasakan dampak positif dari pagelaran empat tahunan itu. Asian Games diharapkan berkontribusi terhadap meningkatnya ekspor jasa. 

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diharapkan stabil berada di kisaran Rp13.600-Rp13.900 per dolar. "Diperkirakan terkendali pada kisaran 3,5-4,0 persen," pungkas dia.


(OGI)