Guru SMA 87 Diduga Mendoktrin Siswa Jangan Pilih Jokowi

Nur Azizah    •    Kamis, 11 Oct 2018 02:09 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Guru SMA 87 Diduga Mendoktrin Siswa Jangan Pilih Jokowi
Calon Presiden Joko Widodo dan calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin. ANT/Puspa Perwitasari.

Jakarta: Baru-baru ini kabar dugaan doktrinisasi yang dilakukan seorang guru kepada murid beredar. Seorang wali murid menceritakan bagaimana anaknya didoktrin untuk membenci Presiden Joko Widodo. 

Kepala sekolah SMA 87 Jakarta Patra Patria mengatakan guru berinisial NK yang diduga mendokrtrin siswa itu sudah diperiksa dan meminta maaf. Permintaan maaf ini turut disaksikan tiga wakil kepala sekolah dan kepala tata usaha. 

"Saya sudah panggil guru dan melakukan pembinaan. Itu disaksikan oleh wakil kepala sekolah dan ketua TU (tata usaha). Dia sudah minta maaf dan buat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi," kata Patra kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu 10 Oktober 2018. 

Dugaan doktrinisasi ini bermula ketika NK yang merupakan guru SMA 87 Jakarta mengumpulkan siswa dan memperlihatkan video gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Di tengah penayangan video itu, NK bertanya penyebab musibah tersebut. 

"Kemudian ibu guru itu bertanya kepada muridnya. Ini salah siapa? Salah pemerintah. Salah jokowi," kata orang tua murid itu meniru ucapan guru. 

NK kemudian meminta siswanya tidak memilih Jokowi di Pilpres 2019. Cerita ini kemudian viral di media sosial. 

Patra menyampaikan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan menjatuhkan sanksi kepada NK. Namun belum diketahui saksi apa yang akan diberikan.


(DRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA