Pembebasan Lahan Bantaran Kali Krukut Disesuaikan Harga Pasar

Lis Pratiwi    •    Jumat, 14 Jul 2017 09:24 WIB
normalisasi kali krukut
Pembebasan Lahan Bantaran Kali Krukut Disesuaikan Harga Pasar
Kali Krukut. Foto: MI/Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana normalisasi Kali Krukut sudah lama, namun hingga sekarang, realisasinya masih minim. Kendala mewujudkan program ini adalah pembebasan lahan di bantaran kali.

Salah satu titik yang masuk rencana normalisasi Kali Ciliwung milik pengembang di belakang Kemang Village, Jakarta Selatan. Pembebasan lahan alot karena berbagai hal seperti sengketa lahan atau warga menolak direlokasi.

"Kapannya tidak tentu itu, bisa tahunan, tergantung faktor X karena faktor X-nya banyak sekali," kata Robby Dwi, staf pemeliharaan Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan kepada Metrotvnews.com, Kamis 13 Juli 2017.


Robby Dwi menunjukkan dokumentasi normalisasi Kali Krukut tahun 2000. Foto: MTVN/Lis Pratiwi

Robby menuturkan upaya membebaskan lahan di sepanjang aliran Kali Krukut terus dilakukan. Pembayaran lahan akan disesuaikan dengan harga di pasaran. Harga untuk lahan posisi strategis di bantaran Kali Krukut bisa Rp15 juta hingga Rp20 juta per meter.

Dia menegaskan, harga ini hanya berlaku bagi lahan dengan sertifikat kepemilikan resmi. Pemilik bangunan yang hanya memiliki surat perjanjian jual beli, Robby tak dapat menjamin.

"Surat jual beli juga kurang kuat. Kalau ada keterangan dari siapa kepada siapa mungkin masih bisa, tapi kalau tanda terima tidak jelas nanti diputuskan di pengadilan," terangnya.

Sedangkan bangunan yang masuk badan sungai sudah pasti tidak akan mendapatkan ganti rugi karena melanggar peraturan. "Kalau berada di badan air penertiban, karena sudah jelas masuk ke badan kali," imbuh Robby.


(TRK)