Pemprov DKI dan Ditlantas akan Tindak Penunggak Pajak Kendaraan

Riyan Ferdianto    •    Jumat, 11 Aug 2017 11:42 WIB
pajak kendaraan
Pemprov DKI dan Ditlantas akan Tindak Penunggak Pajak Kendaraan
Razia kendaraan. MTVN-Kuntoro Tayubi.jpg

Metrotvnews.com Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya untuk menindak penunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Hal ini dimulai dengan penandatanganan kerja sama pihak terkait.

Perjanjian kerja sama diteken di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat 11 Agustus 2017. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Dirlantas Polda Metro Kombes Halim Pagarra, Direktur Utama Bank DKI Antonius Widodo, dan Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Edi Sumantri.

Saefullah mengatakan, kerja sama empat instansi ini diharapkan bisa berjalan baik. Dengan begitu, pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor bisa naik signifikan. Pemprov DKI menargetkan pendapatkan dari sektor ini mencapai Rp12,9 triliun. 

"Ini kan sudah kita distribusi jadi program di 2017. Sayang kalau tidak tercapai. Tutup bukunya Desember harus tercapai Rp12,9 triliun, sekarang baru 60 persen, masih ada sisa bulan," kata Saefullah.

Dia mengatakan, operarasi akan dilakukan di lima titik. Masyarakat bisa membayarkan pajak kendaraan melalui Bank DKI. Pemprov DKI bersama Ditlantas akan terus menindak dan memberikan edukasi agar masyarakat taat pajak.

"Kalau pengendara terperiksa tidak bawa atau STNK, SIM mati, sekalian di situ dilakukan penegakan hukum, antara hak dan kewajiban seimbang. Jadi, masyarakat perlu diedukasi terus," tutur Saefullah.




(OGI)