Pilkada Serentak 2017

Arsul Sebut Sandiaga Siap Mundur dari Pilgub DKI

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 21 Sep 2016 11:47 WIB
pilgub dki 2017
Arsul Sebut Sandiaga Siap Mundur dari Pilgub DKI
Bakal calon gubernur DKI dari Gerindra, Sandiaga Uno--Metrotvnews.com/LB CIputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Sandiaga Uno mengirimkan pesan singkat kepada Sekjen PPP Arsul Sani. Sandiaga mengatakan ikhlas mengubur ambisinya bertarung di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Arsul menilai kesiapan itu sebagai bentuk sikap Sandiaga yang mengedepankan kemaslahatan yang lebih besar.

"Saya pagi ini menerima pesan kebesaran hatinya pak Sandi bahwa beliau pertama tidak ngotot menjadi cagub. Bahkan beliau sampaikan kalau demi untuk pilkada yang baik, yang berkualitas, pak Sandi mengatakan kalaupun tidak terpilih sebagai cagub dan cawagub, beliau ikhlas. Itu yang disampaikan via WhatsApp ke saya," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Menurut Arsul, pesan itu dikirim melalui komunikasi yang intensif antara dirinya dan Sandiaga. Meski demikian, kata Arsul, belum ada keputusan di antara partai Koalisi Kekeluargaan. "Kami sepakat malam ini sudah ada keputusan," ujar Asrul.

Sekjen PPP Arsul Sani--Antara/Reno Esnir

Asrul berharap Koalisi Kekeluargaan minus PDI Perjuangan kompak mengusung satu pasangan calon agar bisa head to head dengan pasangan bakal calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Arsul menegaskan nama Sandiaga masih masuk dalam radar. "Segala kemungkinan masih terbuka," ucap dia.

Baca: Koalisi Kekeluargaan Mengaku Tetap Solid Tanpa PDIP

Koalisi Kekeluargaan yang sebelumnya beranggotakan tujuh partai politik berkurang. Malam tadi, PDI Perjuangan, salah satu anggota Koalisi, memastikan dukungannya pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI 2017.  

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli atau Nara menyebut, keluarnya PDI Perjuangan tak memengaruhi koalisi. Koalisi Kekeluargaan tetap solid tanpa PDI Perjuangan.

"Koalisi Kekeluargaan ada tujuh anak. Satu anak jalan sendiri. Yang jelas kita nggak boleh pecah. Kalau ada perbedaan ya kita hargai," kata Nara di Aljazeera Pramuka, Jakarta Pusat, Selasa 20 September malam.



Sementara itu, Ketua DPD DKI Partai Gerindra Mohamad Taufik menyebut, dalam waktu dekat koalisi bakal menentukan pasangan Sandiaga Uno. Partai-partai yang tergabung dalam koalisi kekeluargaan akan lebih dulu melaporkan hasil pertemuan Selasa, 19 September 2016 malam ke DPP masing-masing.


(YDH)

Usai Psikotes, Djarot Protes Usianya Ketuaan
Pilkada Serentak 2017

Usai Psikotes, Djarot Protes Usianya Ketuaan

23 minutes Ago

Sekeluarnya dari ruang tes, Djarot sempat protes soal data yang digunakan rumah sakit salah.

BERITA LAINNYA
Video /