Pilkada Serentak 2017

Ahok Diminta Pahami 10 Dasa Prasetya PDI Perjuangan

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 20 Sep 2016 21:04 WIB
pilgub dki 2017
Ahok Diminta Pahami 10 Dasa Prasetya PDI Perjuangan
Calon petahana Basuki TJahaja Purnama (berbaju batik) didampingi Djarot Saiful Hidayat bersama calon kepala daerah lain yang diusung PDIP di DPP PDIP Jalan Diponegoro. Foto: Metrotvnews.com/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat cecaran sekaligus wejangan dalam pertemuan di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Saya ditanya tahu enggak apa yang mau diperjuangin PDI Perjuangan? Ya, Dasa Prasetya PDI Perjuangan," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016).

Pertanyaan itu, lanjut Ahok, sebenarnya sudah dilakukan selama karir politiknya. Ahok sempat mengeluarkan kertas 10 Dasa Prasetya PDI Perjuangan dari kantong kemejanya. Dia memastikan sudah melakukan semuanya.

"Udah gue lakuin kek gini sih. Kayak bebas biaya berobat, pendidikan. Wah ini sudah saya kerjain," jelas Ahok.

Sebelumnya, DPP PDI Perjuangan meminta Ahok tidak terlalu banyak bicara depan publik. Namun Ahok mengelak karena mengaku tak punya pilihan.

"Ya aku mau bilang bagaimana. (Wartawan) cegat aku terus. Ya aku jawab saja," kata Ahok.

Berikut 10 Dasa Prasetya PDI Perjuangan:

1. Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945, serta menjaga kebhinekaan bangsa.

2. Memperkokoh kegotong-royongan rakyat dalam memecahkan masalah bersama.

3. Memperkuat ekonomi Rakyat melalui penataan sistem produksi, reforma agraria, pemberian proteksi, perluasan akses pasar, dan permodalan.

4. Menyediakan pangan dan perumahan yang sehat dan layak bagi Rakyat.

5. Membebaskan biaya berobat dan biaya pendidikan bagi Rakyat.

6. Memberikan pelayanan umum secara pasti, cepat, dan murah.

7. Melestarikan lingkungan hidup dan sumber daya alam, serta menerapkan aturan tata ruang Secara konsisten.

8. Mereformasi birokrasi pemerintahan dalam membangun tata pemerintahan yang baik, bebas dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme.

9. Menegakkan prinsip-prinsip demokrasi partisipatoris dalam proses pengambilan keputusan.

10. Menegakkan Hukum dengan menjunjung tinggi azas keadilan dan hak azasi manusia.



(MBM)

Video /