Pilkada Serentak 2017

Tak Perlu Mundur Sebelum Lolos Verifikasi KPU

Wanda Indana    •    Jumat, 23 Sep 2016 11:31 WIB
pilgub dki 2017
Tak Perlu Mundur Sebelum Lolos Verifikasi KPU
Ketua KPUD DKI Sumarno. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan bakal calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono dan wakilnya Sylviana Murni tidak perlu mundur dari jabatannya di TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Keduanya cukup menyerahkan surat keterangan bersedia mengundurkan diri. Pengunduran diri baru wajib dilakukan jika berkas yang diserahkan lolos verifikasi.
 
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sumarno mengatakan, pihaknya menerima semua syarat calon paling lambat 4 Oktober. Jika paslon Agus-Sylvi tidak lolos verifikasi, maka tidak perlu mengudurkan diri.
 
"Kalau misalnya tidak lolos verifikasi, tidak lolos sebagai calon, yang bersangkutan tidak perlu mengundurkan diri," kata Sumarno di Gedung KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/9/2016).
 
Sumarno menerangkan, saat pendaftaran, Agus-Sylvi hanya perlu menyerahkan surat keterangan bersedia mengundurkan diri. Jika KPU DKI sudah menetapkan Agus-Sylvi sebagai calon gubernur dan wagub, maka harus mengundurkan diri.
 
"Mereka (Agus-Sylvi) mundur itu kalau sudah ditetapkan sebagai calon. Kalau sekarang tidak perlu menundurkan diri, cukup peryataan bersedia (mundur), cukup itu saja," ujar Sumarno.


 
Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan Mayor Inf TNI AD Agus Harimurti Yudhoyono akan mengundurkan diri dari karir militer. Pengunduran diri tersebut dilakukan menyusul pencalonan Agus sebagai penantang Basuki Tjahja Purnama  di Pilkada DKI Jakarta 2017.
 
"Itu sudah menjadi konsekuensi. Tentu yang sedang aktif harus mengundurkan diri," kata Hinca.
 
Menurut Hinca, putra sulung Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono ini rela mengubur karir militer cemerlang yang telah dibangun sejak tahun 2000, demi panggilan jiwa yang lebih besar, yakni menjadi Gubernur DKI Jakarta.
 
"Nama-nama ini (termasuk Agus) datang dari parpol lain. Kami juga tidak menduga. Kemudian muncul nama itu dan kami bahas (intensif) selama dua hari terakhir," ujar Hinca.
 
Begitupun dengan Sylviana Murni yang akan mendampingi Agus sebagai calon wakil gubernur. Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan ini akan mengundurkan diri dari PNS.
 
"Mas Agus ke atasannya. Ibu Sylviana ke Gubernur (Basuki Tjahaja Purnama)," kata Hinca.




(FZN)

Video /