Penyerapan Rendah, Anies Minta Kadis Tanggung Jawab

Nur Azizah    •    Rabu, 07 Nov 2018 13:55 WIB
apbd dki 2018
Penyerapan Rendah, Anies Minta Kadis Tanggung Jawab
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mau pusing dengan rendahnya penyerapan anggaran di sejumlah dinas. Anies meminta tiap kepala dinas bertanggung jawab selaku pengguna anggaran.
 
"Dia (kepala dinas) suruh tanggung jawab tanya sama dia, dia suruh tanggung jawab," kata Anies di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu, 7 November 2018.
 
Seperti diktahui, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta baru menyerap anggaran pembebasan lahan sebesar 27,9%. Nilai itu setara Rp373,3 miliar dari total anggaran pembebasan lahan Rp1,83 triliun. Penyerapan ini masih minim mengingat waktu penggunaan anggaran tinggal dua bulan lagi.
 
Anggaran Rp1,83 triliun itu mulanya akan digunakan untuk pengadaan lahan waduk/situ/embung sebanyak Rp528,7 miliar. Lalu untuk perbaikan kali dan saluran Rp853,3 miliar serta pengadaan lahan untuk tempat peralatan sekitar Rp450 miliar.

Baca: Penyerapan APBD DKI Masih Rendah

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengakui sulitnya membebaskan lahan. Dinas Sumber Daya Air memerlukan waktu untuk memeriksa kelengkapan administrasi untuk memastikan lahan yang dibebaskan tidak bermasalah.
 
Hingga saat ini, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Baru berhasil menormalisasi sungai sepanjang 16 kilometer dari target 33 kilometer. Lantaran tidak ada normalisasi tahun ini, BBWSCC mengembalikan anggaran normalisasi sebanyak Rp40 miliar.
 
Kepala BBWSCC Bambang Hidayah memastikan normalisasi sungai tidak akan berjalan pada 2019 karena minimnya lahan yang dibebaskan Pemprov DKI. Normalisasi sungai di Jakarta baru bisa dianggarkan paling cepat dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2020, dengan catatan Pemprov DKI berhasil membebaskan banyak lahan.


(FZN)