Sandi Minta Gerak Cepat PPSU Hadapi Banjir Diapresiasi

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 14 Nov 2017 09:54 WIB
banjir jakarta
Sandi Minta Gerak Cepat PPSU Hadapi Banjir Diapresiasi
Ilustrasi--Pasukan Oranye mencoba membenahi pembatas yang jebol akibat banjir di Jatipadang, Jakarta Selatan, Senin 13 November 2017. Foto: Metrotvnews.com/Haifa Salsabila

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta agar masyarakat tak hanya menyoroti titik banjir di Ibu Kota. Namun, juga melihat kinerja petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Tolong masyarakat juga apresiasi yang sudah baik. Saya pantau di mesin sosmed kita menyebutkan ada beberapa daerah yang warganya mengapreasi gerak cepat pasukan oranye," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 14 November 2017.

Permprov DKI Jakarta akan selalu siaga dengan kemungkinan banjir. Seluruh Lurah dan Camat se-DKI juga dikumpulkan untuk memastikan kesigapan tersebut. "Kita ingin memastikan pasukan oranye kita on the guard. Ini masukan yang baik, tapi kita pastikan masyarakat untuk mengontrol mana yang sigap dan kurang sigap," terang Sandi.

Diketahui, hujan deras yang melanda Jakarta Selatan, Minggu sore, 12 November 2017 mengakibatkan permukiman warga di RT 03 RW 06 Jatipadang, Pasar Minggu, terendam banjir. Sejumlah warga terpaksa mengungsi.

PPSU di kawasan Selatan berjibaku menggunakan karung pasir sebagai tanggul sementara. Ke depan, Sandi berjanji akan membuat tanggul permanen untuk jangka panjang.

"Sementara tindakan temporer seperti itu. Tapi kita pastikan ke depan semua memiliki instruksi yang jelas. Intinya kita siap menghadapi unpredictable weather," tutup Sandi.



Baca: Warga: Ini Banjir Terparah di Jatipadang

Banjir yang merendam Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa. Salah satu petugas PPSU Andri Wijaya menyebut, dari data ada 58 jiwa atau 19 KK yang terpaksa menghabiskan malam di Masjid Al Ridwan, Jatipadang, atau sekitar 300 meter dari titik banjir.

Kawasan Jatipadang, diguyur hujan deras beserta angin sejak pukul 16.00 WIB, Minggu 12 November 2017. Karena ketinggan air terus naik dan hujan tak reda, beberapa Petugas PPSU atau lebih dikenal sebagai pasukan oranye segara membantu warga mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Banjir surut sejak tengah malam, 13 November 2017. Warga memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.


(YDH)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

6 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA