Warga Bukit Duri yang Punya Sertifikat Tanah akan Dapat Ganti Rugi

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 20 Sep 2016 17:14 WIB
penggusuran bukit duri
Warga Bukit Duri yang Punya Sertifikat Tanah akan Dapat Ganti Rugi
Lurah Bukit Duri Mardi Youce memberikan SP III kepada warga Bukit Duri. Foto: Whisnu Mardiansyah/Metrotvnews.com.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan memastikan akan memberikan ganti rugi kepada warga Bukit Duri yang memiliki sertifikat tanah yang sah. Pemkot Jaksel telah memegang data warga yang memiliki sertifikat tanah.

"Dari 400 hanya ada 13 yang memiliki sertifikat tanah yang sah. Kita ganti rugi kalau punya sertifikat," kata Lurah Bukit Duri Mardi Youce kepada Metrotvnews.com di kantornya, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2016).

Ganti rugi ini imbas dari proyek normalisasi Kali Ciliwung yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Total ada 400 kepala keluarga pada RW 09, 10, 11 dan 12 di Bukit Duri yang terkena dampak normalisasi Kali Ciliwung. Warga yang hanya memiliki peta bidang bangunan akan direlokasi ke Rusun Rawabebek, Cakung, Jakarta Timur. Sementara itu, warga yang memiliki sertifikat tanah yang sah akan diberikan uang pengganti.

Pemkot Jaksel akan meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengukur kisaran harga tanah warga yang bersertifikat. "Berapa per meternya itu urusan BPN," kata Mardi.

Baca: Warga Bukit Duri Diberikan Waktu untuk Membongkar Bangunannya

Mardi memastikan, Pemkot tidak akan memenuhi tuntutan warga yang meminta ganti rugi. Lantaran, mereka tidak bisa menunjukkan bukti-bukti sertifikat tanah yang sah.

"Mau nuntut apaan? Ditanya sertifikat tanah enggak punya," kata Mardi.

Pemprov DKI rencananya akan merelokasi  400 kepala keluarga di Bukit Duri ke Rusun rawa Bebek, Jakarta Timur. Dari data terakhir sudah ada sekitar 290 kepala keluarga  yang sudah siap mengambi kunci rusun.

 


(AZF)

Video /