Promosi Asian Games Dinilai Masih Minim

Nur Azizah    •    Rabu, 11 Jul 2018 05:00 WIB
asian games 2018
Promosi Asian Games Dinilai Masih Minim
Warga melintas tembok yang dicat mural bertemakan promosi gelaran ASIAN GAMES 2018 di kawasan Matraman, Jakarta, Selasa (10/7). MI/PIUS ERLANGGA.

Jakarta: Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menilai promosi Asian Games 2018 masih minim. Berbeda dengan Palembang yang juga menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

"Saya sering kunjungan kerja ke Palembang, saat turun dari Pesawat sudah terasa akan ada Asian Games. Tapi di Jakarta, kok belum ada promosi begitu," kata Prasetyo di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 10 Juli 2018.

Prasetyo menyayangkan Pemprov DKI tak memasang iklan secara massal di billboard. Menurutnya, hanya beberapa saja yang terpasang. "Belum seberapa dengan jumlah billboard di Jakarta," ungkap Praseyo.

Selain memanfaatkan billboard sebagai sarana promosi, Pemprov dinilai perlu membagikan kaus atau topi untuk pelajar. Apalagi, pelajar-pelajar banyak yang terlibat dalam peserta untuk menyemarakkan Asian Games 2018.

"Libatkan pelajar-pelajar di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, kita mintalah kaos atau topi untuk menyemarakkan pesta besar ini," ungkap Prasetyo.

Politikus PDI Perjuangan ini juga meminta agar pelajar diberikan kursi untuk menonton pertandingan. Stadion Gelora Bung Karno memiliki 100 ribu kursi, sementara Dinas Olahraga dan Pemuda hanya bisa mengirim 250 orang per wilayah.

"Jadi, penontonnya hanya 750 orang, sementara kapasitas di sana hingga 100 ribu kursi. Tambahkan lagi, semua sekolah yang libur kasih masuk ke Senayan. Itu pesta besar," pungkas Prasetyo.


(DEN)