Pendukung Ahok-Djarot Bisa Jadi Berkah buat Anies-Sandi

Dheri Agriesta    •    Sabtu, 14 Oct 2017 10:49 WIB
pilkada dki 2017anies-sandi
Pendukung Ahok-Djarot Bisa Jadi Berkah buat Anies-Sandi
Pengamat politik Gun Gun Heriyanto --MI/Mohammad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno dinilai tak perlu khawatir dengan 2,3 juta masyarakat yang mendukung Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Pendukung itu bisa jadi kontrol buat mereka.

Pengamat politik Gun Gun Heriyanto mengatakan, pemilih pasangan Basuki dan Djarot sangat loyal. Dukungan militan diperlihatkan sejak kampanye hingga putaran kedua pilkada.

Bahkan, dukungan masih diperlihatkan 2,3 juta warga DKI Jakarta itu. Gun gun sadar, Anies dan Sandi punya pekerjaan rumah yang berat buat merangkul mereka. "Ini sebenarnya berkah, mereka bisa jadi kontrol," kata Gun gun dalam sebuag diskusi di Jalan Cikini Raya, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 14 Oktober 2017.

Baca: Anies-Sandi Diminta Upayakan Semua Program Masuk RAPBD 2018

Gun gun menambahkan, seorang pemimpin cenderung mengambil kebijakan dan keputusan yang bersifat cari aman, jika tak ada kontrol terhadap pemerintahannya. Kontrol dari 2,3 juta warga DKI yang tak memprediksi mereka menjadi pemimpin ini bisa membuat Anies dan Sandiaga bekerja dengan cepat.

Gun gun juga menyorot 100 hari pemerintahan Anies dan Sandi. Ia menilai, gubernur baru Jakarta ini bisa menggunakan 100 hari pertama untuk konsolidasi.

Baca: Anies-Sandi Bakal Fokus soal Penyerapan Anggaran

Lagipula, Anies dan Sandi telah membuat tim sinkronisasi untuk memudahkan transisi kepemimpinan. Tim transisi, kata dia, bisa membuat skala prioritas yang harus dikerjakan. "Kan pak Anies masuk ke lingkungan baru. Kalau tidak ada kesan di awal, akan sulit, " kata Gun Gun.

Anies dan Sandi akan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober. Pelantikan ini menyusul berakhirnya masa jabatan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 15 Oktober.

Pasangan Anies dan Sandi mengalahkan pasangan Ahok dan Djarot di putaran kedua dengan perolehan 57,96% suara atau sebanyak 3.240.987 suara. Sementara pasangan Ahok dan Djarot mendapat suara sebanyak 42,04% atau 2.350.366 suara. Pada 5 Mei 2017, KPU DKI Jakarta menetapkan pasangan Anies dan Sandiaga sebagai peraup suara terbanyak di Pilkada DKI.


(YDH)

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

4 hours Ago

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Setya Novanto menjadi pintu masuk Kom…

BERITA LAINNYA