Anies Apresiasi Kinerja Tim Sinkronisasi

Faisal Abdalla    •    Jumat, 13 Oct 2017 17:33 WIB
anies-sandi
Anies Apresiasi Kinerja Tim Sinkronisasi
Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kanan) dan Ketua Tim Sinkronisasi Sudirman Said. Foto: MTVN/Faisal Abdalla

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan mengapresiasi kinerja Tim Sinkronisasi Anies - Sandi. Apresiasi itu diucapkan Anies usai menerima laporan hasil kerja tim selama enam bulan.
 
"Kita betul-betul bersyukur dengan modal yang sudah disusun dan dirangkai oleh Pak Dirman (Ketua Tim Sinkronisasi Sudirman Said) dan rekan-rekan," kata Anies di posko pemenangan, Jalan Tirtayasa II No. 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 13 Oktober 2017.

Baca: Tim Sinkronisasi Laporkan Hasil Kerja kepada Anies-Sandi

Anies mengapresiasi laporan kerja Tim Sinkronisasi yang dituangkan ke dalam buku berjudul `Sumbangan Pemikiran`. Anies menyebut buku itu akan ia jadikan modal dalam menyusun program-program selama ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
 
"Saya berharap suatu saat ini akan dibuka dan dipakai oleh siapapun dan transisi pemerintahan di manapun. Sehingga pelajaran dari proses ini bermanfaat untuk demokrasi kita, bukan hanya di Jakarta tapi di seluruh tempat," kata Anies.
 
Tim Sinkronisasi telah mengadakan 200 pertemuan yang melibatkan 2.400 pihak. Dengan SKPD Pemprov DKI, tim sinkronisasi mengadakan 18 kali pertemuan.
 
Sudirman menjelaskan, 23 janji Anies-Sandi diimplementasikan ke dalam 167 program dan 527 kegiatan yang terbagi ke dalam 14 sektor. Rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) pemerintahan lama dan baru disinkronkan dan terimplementasi dalam 3.313 kegiatan.

Baca: Anies Janji Teruskan Tradisi Ahok

"Kita berusaha semaksimal mungkin untuk memasukan apa-apa yang menjadi janji Anies-Sandi," kata Sudirman.
 
Nama Sudirman Said sendiri memang sempat santer dibicarakan bakal meramaikan kontestasi Pilkada Jawa Tengah tahun depan. Meski begitu, mantan Menteri ESDM itu belum memutuskan apakah akan maju bertarung di Pilkada atau tidak.
 
"Saya pernah sampaikan, ini kan bukan proses mencari pekerjaan, jadi saya menyediakan diri kalau dibutuhkan partai dan masyarakat saya jalan dan tidak penting posisi itu apa. Tapi menurut saya sekarang terlalu dini untuk membicarakan itu," kata Sudirman.




(FZN)