Propam Polda Metro Menahan 4 Oknum Polisi Pemeras Tersangka Narkoba

Ilham wibowo    •    Rabu, 19 Oct 2016 15:41 WIB
kasus pemerasan
Propam Polda Metro Menahan 4 Oknum Polisi Pemeras Tersangka Narkoba
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/10/2016). (Foto: MTVN/Ilham)

Metrotvnews.com, Jakarta: Propam Polda Metro Jaya menahan empat oknum anggota kepolisian yang memeras tersangka kasus narkoba. Mereka terbukti meminta uang Rp97 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Keempatnya yakni, Kasubdit I Reskrim Polsek Metro Gambir Iptu S dan anggota Unit Reskrim Polsek Metro Gambir Aiptu T, Aipda EB dan Brigadir R.

"Dalam OTT transaksi tersebut keluarga tersangka A menyanggupi Rp100 juta, tapi dibayarkan Rp97 juta rupiah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/10/2016).

Awi mengatakan, keempat oknum Polsek Gambir itu tengah menjalani pemeriksaan intensif Propam Polda Metro Jaya. Mereka terancam sanksi indisipliner.

"Modus yang dilakukan adalah memeras dengan menyalahgunakan wewenang," kata Awi.

Kasus ini bermula ketika Subnit I Unitreskrim Polsek Metro Gambir menangkap Anto alias Awi di Diskotek Crown Tamansari, Jakarta Barat, pada Senin (17/10/2016). Anto tertangkap tangan membawa 20 butir pil ekstasi.

Tidak berselang lama, Unit Khusus Subbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya mendapat informasi terjadi penyalahgunaan wewenang saat penangkapan. Tim khusus kemudian melakukan observasi untuk mencari kebenaran informasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, oknum polisi tersebut diduga menawarkan proses damai pada Anto dengan sejumlah uang pelicin sebesar Rp300 juta. Namun, keluarga Anto sempat meminta keringanan duit tebusan.

"Keluarga pelaku keberataan dengan permintaan uang tebusan sebesar Rp300 juta. Keluarga hanya menyanggupi Rp100 juta," kata Awi.

Tim khusus melanjutkan pengintaian dengan informasi kesepakatan harga tersebut. Pada 18 Oktober 2016, tim melakukan operasi tangkap tangan (OTT) saat terjadi transaksi. Anto terbukti dilepas tanpa dilakukan pemeriksaan secara prosedural oleh Subnit I Unitreskrim Polsek Metro Gambir.

Tim menemukan barang bukti berupa uang Rp97 juta yang diterima Iptu Sukarmin di ruangan Subnit I Unitreskrim Polsek Metro Gambir.

"Selain menangkap oknum tersebut, polisi juga menindaklanjuti kasus peredaran narkoba yang dilakukan tersangka Anto," kata Awi.


(MEL)