Anies: Gedung Tinggi Banyak yang Sedot Air Tanah

M Sholahadhin Azhar    •    Senin, 12 Mar 2018 12:06 WIB
pemprov dkianies-sandi
Anies: Gedung Tinggi Banyak yang Sedot Air Tanah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah

Jakarta: Pemprov DKI memulai penertiban gedung tinggi di Ibu Kota. Gubernur Jakarta Anies Baswedan menuding banyak gedung pencakar langit yang menyedot air tanah.

"Gedung itu juga melanggar aturan karena menyedot air tanah tanpa mengikuti tata kelola governance yang baik. Mereka juga melanggar aturan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 12 Maret 2018.

Ia menegaskan pihaknya bakal menegakkan aturan tanpa tebang pilih. Sebab, dia bilang, semua pihak hanya fokus pada pedagang di trotoar, yang nampak mata melanggar aturan. Namun, banyak pihak tak melihat pelanggaran yang dilakukan gedung.

"Padahal yang menyebabkan tanah kita di Jakarta turun adalah karena sedotan air yang luar biasa banyak di tempat itu, limbah (air) yang terbuang tanpa dikelola," imbuh Anies.

(Baca juga: Pemprov DKI Sidak 80 Gedung Tinggi)

Pihaknya tak bisa menolerir lagi pelanggaran diam-diam ini. Tim diturunkan untuk merazia dan mengawasi pengelolaan air di gedung-gedung pencakar langit. Anies meminta pihak pengelola untuk bekerja sama dengan tim.

"Kita meminta seluruh pemilik dan pengelola gedung untuk taat dan kooperatif. Karena timnya akan bekerja meminta informasi dan mengecek," papar dia. 

Anies bilang hal ini diketahui dari rasio penggunaan air di suatu wilayah. Menurutnya, ada tempat-tempat dengan pemanfaatan air PDAM yang kecil, namun jumlah orang yang beraktivitas di sana sangat banyak. 

"Artinya ada sumber air lain yang digunakan dan sumber air lain itu justru tidak ada izinnya, tak terawasi," tuding Anies.




(REN)