Anies Heran Pembangunan 6 Ruas Tol Diambil Pusat

Nur Azizah    •    Jumat, 13 Jul 2018 14:52 WIB
jalan toltransportasi
Anies Heran Pembangunan 6 Ruas Tol Diambil Pusat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertanyakan pembangunan enam jalan tol dalam kota di Jakarta. Sebab, proyek DKI itu mendadak dijadikan proyek startegis nasional.

Saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies dan wakilnya Sandiaga Salahuddin Uno bulat menolak proyek tersebut. Mereka menilai pembangunan itu hanya akan menambah kemacetan.

"Jadi, saat kampanye kami tegaskan untuk tidak meneruskan proyek enam ruas dalam tol. Kampanye kita selesai 15 April dan kita menang. Lalu proyek ini diambil alih oleh Pemerintah Pusat," kata Anies di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Juli 2018.

Baca: Anies-Sandi Berbalik Dukung Pembangunan 6 Ruas Tol

Dua bulan usai Anies-Sandi terpilih, Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres Perubahan Nomor 58 tahun 2017. Perpres terkait percepatan pelaksanaan rencana strategis nasional.

"Enam ruas jalan tol itu menjadi proyek strategis nasional yang tidak lagi di bawah Pemda DKI. Apakah ada hubungannya karena gubernurnya baru? Dan gubernurnya berpandangan tidak usah meneruskan proyek enam ruas jalan tol, lalu ini naik jadi program strategis nasional?" Ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun tak tahu maksud kebijakan tersebut. Ia meminta warga untuk menunggu hasilnya. "Kita lihat saja. Tapi wewenangnya kemudian diambil di Pemerintah Pusat jadi tidak ada lagi di pemerintah daerah," ungkapnya.

Rabu, 11 Juli 2018, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno meninjau pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota di kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara. Ia meyakini pembangunan tersebut tidak akan menambah beban untuk Ibu Kota.

"Jadi, kita realistis saja dan kita yakinkan ajak mereka bergabung dan pastikan kekhawatiran beban pada kota yang bertambah ini bisa dikurangi oleh TransJakarta yang akan melalui enam ruas jalan tol itu," pungkas Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 13 Juli 2018.

Di sisi lain, proyek pembangunan enam ruas tol dalam kota kini masuk fase 1 sepanjang 30 kilometer. Pengerjaan dibagi tiga seksi.

Seksi A terdiri atas Kelapa Gading-Pulogebang sepanjang 9,3 kilometer. Seksi B terbentang dari Grogol-Semanan sepanjang 8,3 kilometer. Terakhir, Seksi C Grogol-Kelapa Gading sepanjang 12,3 kilometer.


(YDH)