Kendala Sistem Pembayaran Sebabkan Tunggakan Rusun Meningkat

Lis Pratiwi    •    Selasa, 29 Aug 2017 21:00 WIB
rusunawa
Kendala Sistem Pembayaran Sebabkan Tunggakan Rusun Meningkat
Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Cipinang Besar Selatan, Lina, di Jakarta Timur, Selasa 29 Agustus 2017. Foto: Metrotvnews.com/ Lis Pratiwi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sistem pembayaran rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) milik pemerintah provinsi DKI Jakarta mewajibkan penghuni harus membayar biaya sewa secara autodebet melalui Bank DKI. Namun, sistem ini kerap bermasalah.

"Suka tidak didebet sama Bank DKI-nya padahal uang mereka ada, jadinya kan kehitung tunggakan dan kena denda juga penghuninya," ujar Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Cipinang Besar Selatan, Lina, kepada Metrotvnews.com di Jakarta Timur, Selasa 29 Agustus 2017.

Lina menjelaskan, penarikan secara otomatis dilakukan antara tanggal 1 hingga tanggal 20 setiap bulan, sementara tanggal 21 hingga 31 merupakan masa kalkukasi. Untuk itu, jika penghuni tidak melakukan pembayaran sesuai tanggal pendebetan maka terhitung menunggak.

Sementara itu, kerap ditemukan fakta penghuni memiliki saldo di Bank DKI, namun autodebet tidak dilakukan hingga berbulan-bulan oleh pihak bank. Lina sendiri mengaku tidak tahu alasannya, tetapi ia sudah memerintahkan pihaknya untuk mencari tahu penyebab tersebut.

"Jadi memang ada yang karena faktor ekonomi tidak mampu bayar, ada karena faktor dari bank, dan ada juga yang nakal," jelas Lina.

Penghuni yang merasa uangnya tidak didebet oleh pihak bank kerap menggunakan uang tersebut untuk keperluan lain. Akhirnya, saat pendebetan bulan berikutnya saldo mereka kurang dan tidak mampu membayar.

Irma, salah satu penghuni Rusunawa Cibesel juga mengaku sejak ia dan keluarganya pindah Desember 2016, ia baru mendapat rekening Bank DKI beberapa waktu lalu. Unit yang ia sewa pun terhitung menunggak beberapa bulan.

"Tapi sekarang sudah dibereskan pembayarannya. Kalau soal terkena denda atau tidak karena itu bukan kesalahan kami, saya kurang tahu karena yang mengurus pembayaran orang tua," ungkap Irma.


(DEN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA