BPN DKI Sebut Penerbitan HGB Hanya untuk Pulau D

Nur Azizah    •    Selasa, 29 Aug 2017 12:41 WIB
reklamasi teluk jakarta
BPN DKI Sebut Penerbitan HGB Hanya untuk Pulau D
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional DKI Jakarta M.Najib Taufieq - MTVN/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional DKI Jakarta M.Najib Taufieq menyebut penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) hanya diberikan untuk pulau D. Sertifikat HGB Seluas 3,12 juta meter persegi ini diberikan kepada PT Kapuk Niaga Indah (KNI) anak perusahaan PT Agung Sedayu Group (ASG).

"Hanya pulau D saja. Pulau C tidak," kata Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional DKI Jakarta M.Najib Taufieq di Kantor BPN DKI Jakarta, Jatibaru, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Agustus 2017.

Najib menjelaskan HGB pulau C dan D berbeda. Saat ini yang baru memiliki HGB baru pulau D saja.

"Meski pulaunya menyatu tapi kan ada pembatasnya. Mana yang pulau C dan mana yang pulau D. Kalau HGB pulau D ya D saja," tegas dia. 

(Baca juga: 2 Pulau Reklamasi Telah Bersertifikat HGB)

Pulau C dan D sebelumnya memiliki Hak Penggunaan Lahan (HPL) atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Perubahan HPL ke HGB dikatakan Najib atas dasar percepatan pembangunan.

Dia menjelaskan, penerbitan HGB di atas HPL merupakan wewenang Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota. Pemanfaatan HGB pulau D akan digunakan 52,5 persen untuk komersial dan 47,5 persen untuk kepentingan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

"Fasos Fasum wajib dibangun pihak pengembang dan diserahkan Pemda DKI untuk disertifikakatkan dengan hak pakai atas nama Pemerintah DKI Jakarta," pungkas dia. 

Sebelumnya dikabarkan, penerbitan HGB sudah keluar untuk pulau C dan D. 

(Baca juga: Pemprov DKI Pastikan Pemberian Sertifikat HGB Dua Pulau Reklamasi Sesuai Aturan)




(REN)